Viral Video Seorang Wanita Marah dan Bongkar Kecurangan Petugas SPBU di Bintaro

Oleh Redaksi Otosia pada 21 Des 2021, 12:15 WIB
Diperbarui 21 Des 2021, 12:15 WIB
Petugas SPBU (Instagram/@viralyes)
Petugas SPBU (Instagram/@viralyes)

Otosia.com Baru-baru ini seorang petugas SPBU di Bintaro membuat geram. Pasalnya ia melakukan kecurangan yang merugikan pengendara yang hendak isi bensin.

Beruntung tindak kriminalitas ini berhasil dibongkar oleh seorang wanita. Video yang memerlihatkan kejadiannya viral di media sosial dan salah satunya diunggah oleh akun Instagram @viralyes pada Senin (20/12/2021).

"Isi 13 liter di maling 9 liter, Edun ga??? beli cas terus tapi Pertamina rugi, aneh ga??," keterangan dalam video.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Bongkar Kecurangan Petugas

Di video yang diunggah wanita yang berada di dalam mobil memarahi petugas SPBU yang sedang mengisi bensin di mobilnya. Ia begitu geram, sebab petugas yang mengaku bernama Rizal itu telah melakukan kecurangan.

"Siapa nama kamu, Rizal siapa? Saya catet kamu ya," tegas wanita perekam video.

Next

Bagaimana tidak, wanita tadi mengisi Rp100 ribu, namun oleh petugas SPBU hanya diisikan 9 liter saja. Karena hal tersebutlah ia berencana melaporkan petugas tersebut ke atasannya.

"Orang ngisi 100 ribu seharusnya lebih 13 liter tapi kamu nyatetnya 9 liter lho, saya viralin kamu ya. Sembarangan kamu begitu-begitu ya," teasnya lagi.

"Saya laporin kamu ya," ungkapnya.

Next

Meski telah tertangkap basah curang, namun si petugas mengaku baru pertama kali melakukannya. "Atasan kamu manu, udah berapa mobil kamu giniin?," tanya wanita tadi.

"baru sekali," jawab petugas SPBU.

Komentar Netizen

Video yang telah disukai lebih dari 1 ribu kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang geram dan berharap si petugas ditindak tegas.

"Harus di proses, tapi jgn cuman bawahan saja Bu yg di proses, mereka curang ,pasti ada dalang otaknya,. GK mungkin atasannya GK tau,. Tapi hebat ibu ,bisa membongkar kecurangan," tulis @dhany_2103

"Bukan hanya dia itu.pasti kerjasama dia.. ya Allah.tapi kasian.. skrg org LG susah cari kerja.itu gimana..klo udh di pecat kan kasian," jelas @zee_anita

"Yg jelas ini bisa di prmainkan...dalam 1 ltr itu paling isinya 0,9.. jadi tolong pihak pertamina pusat apabila ada yg di utus pihak pemeriksa kesetiap daerah tolong di jaga baik baik kalo perlu pengukuran dividio in sm polsinya..kasian kita masyarakat kalo mo dicurangin terus..," komentar @nilancmaqbul

"Waddduuuhhh... klu pak menteri @erickthohir sampai lia liat video ini gimana nieehh????????kasian kamu deekkk.. kok kerjax gitu siihh gak jujurr hmmm...," tulis @dyna2580

"Harus dilaporkan pak Menteri @erickthohir jg nih agar kedepan SPBU PERTAMINA bs berantas praktik² sprt ini," jelas @zikif76

Dipecat

Terkait kecurangan tersebut, operator SPBU 34.152.09, Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) telah memberikan sanksi pemberhentian kepada yang bersangkutan.

Dilansir dari Liputan6.com, Selasa (21/12/2021), Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, pemberian sanksi pemberhentian Ini dilakukan setelah oknum operator yang bersangkutan terbukti melakukan kecurangan saat melakukan pengisian BBM kepada salah satu pelanggan SPBU, pada Jumat 17 Desember 2021 sore.

"Pertamina terus berkomitmen untuk memastikan pelayanan dan seluruh operasional SPBU berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," Irto, Selasa (21/12/2021).

Next

Irto pun berterimakasih kepada pelanggan Pertamina yang telah menegur dan melakukan laporan pada saat kejadian. Pertamina akan terus mengevaluasi dan menerima seluruh laporan yang diberikan oleh masyarakat.

"Kami sangat berterimakasih atas teguran dan laporannya. Ini menjadi bahan evaluasi kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan Pertamina. Untuk transaksi yang lebih aman kami juga memiliki MyPertamina dimana seluruh proses transaksi tercatat lebih transparan," tuturnya.

Next

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by @viralyes

 

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya