Moge Laris, Kawasaki Bidik 200 Ribu Unit

Oleh Redaksi Otosia pada 07 Okt 2013, 12:15 WIB
Diperbarui 07 Okt 2013, 12:15 WIB
Deretan Moge Kawasaki (Foto: Nazar Ray)
Deretan Moge Kawasaki (Foto: Nazar Ray)

Otosia.com Berangkat dari hasil tahun ini, PT Kawasaki Motor Indonesia makin yakin bahwa penjualan sport premiumnya bakal meroket tahun depan. Tak ayal, Kawasaki langsung mengambil ancang-ancang untuk membidik target 200 ribu di tahun 2014.

“Tahun depan kami optimis bisa mencapai angka penjualan 200 ribu unit, bahkan kami maunya lebih dari segitu. Bersamaan dengan pengenalan model-model baru, target kami ada kenaikan dibanding tahun ini (2013),” ujar Dewi Septianti, Deputy Departmen Head, Marketing & Sales Division KMI di sela-sela peluncuran kawasaki Ninja 1000 di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Sama seperti tahun ini, Kawasaki memprediksi penjualan sport terlaris tahun depan tetap dirajai kelas sport 150cc, yang diisi Ninja 150 series dan KLX 150. Namun untuk kelas 250cc dan 600cc juga akan tumbuh seiring konsumen yang yang naik kelas ke premium bike.

“Tahun ini komposisi penjualan Kawasaki 60 persen kelas 150cc, termasuk KLX. Sisanya 40 persen dari model lain,” tambah Dewi.

Selain kelas 250cc, Dewi mengungkapkan pasar kelas 600cc juga tumbuh, dengan cukup banyaknya permintaan Ninja ZX-6R dan ER-N/F. “Walau tidak besar, tapi kami melihatnya ada peningkatan permintaan. Untuk kelas 600ccc, masuk didalamnya ZX-6R dan ER-N/F pasarnya sekitar 5-10 persen,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, Kawasaki menargetkan mampu melepas 160 ribu unit. Penjualan tahun ini masih tetap dikuasai Ninja 150 series dan KLX 150. Kawasaki sendiri mengaku tidak gentar menghadapi Yamaha yang tengah ambil ancang-ancang untuk turut bermain sport bike 250 cc dan moge, yang pasarnya cukup menggiurkan.

Ninja 400R

Ditanya mengenai keengganan Kawasaki memasarkan Ninja 400 untuk mengisi celah pasar antara 250cc dan 600cc, Dewi mengatakan bahwa hasil riset KMI menjunjukkan bahwa pasar belum menyambut antusias model ini.

“Kami sebelumnya sudah mempelajari dan melihar pasarnya (Ninja 400R), ternyata memang peminatnya tidak banyak, sehingga saat ini kami belum memutuskan untuk menjualnya. Kami kan menjual motor berangkat dari keinginan pasar. Kami pelajari dulu respon pasarnya bagaimana,” tandasnya.

Sekitar dua tahun lalu, Kawasaki sempat memajang Ninja 400R di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), bersanding dengan ZX-1000 dan premium bike lainnya. Namun tanpa alasan yang jelas Kawasaki urung memasarkannya.

 (kpl/nzr/rd)
Berita Terkini Selengkapnya