Penggunaan Kendaraan Dinas Pamekasan Dibatasi

Oleh Redaksi Otosia pada 31 Jul 2012, 14:45 WIB
Diperbarui 31 Jul 2012, 14:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Otosia.com Pembatasan BBM subsidi bagi kendaraan dinas untuk wilayah Jawa - Bali makin terealisasi. Pejabat Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang diundang secara bersama-sama menghadiri acara kenegaraan ataupun tugas dinas di luar kota pun berangkat secara berombongan.

"Berangkat jangan sendiri-sendiri, tetapi satu mobil," kata Kepala Bagian Sumbar Daya Alam Pamekasan, Djumhari Gani, Senin (30/7).

Hal ini sesuai dengan isi surat edaran yang disampaikan Bupati Pamekasan, terkait penghematan BBM dan penggunaan Pertamax atau BBM non-subsidi.  
Djumhari menambahkan, sebanyak 400 stiker telah disediakan untuk mobil dinas. Setiap mobil mendapatkan dua lembar, masing-masing akan dipasang di bagian depan dan belakang mobil sebelah kiri.   

Selain menginstruksikan efisiensi penggunaan kendaraan dinas, penghematan energi dan air, Bupati juga menginstruksikan pegawai kedinasan menggunakan sepeda motor setiap hari Jumat.   

"Bukan cuma pejabat yang kena sanksi jika ketahuan memakai BBM subsidi, tetapi juga petugas SPBU yang bertugas mengisi BBM," tegasnya.

Jumlah mobil dinas untuk wilayah ini 235 unit. Mobil tersebar di tiap-tiap SKPD dan instansi pemerintahan, seperti Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Badan Usaha Milik Negara, dan DPRD.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/why/bun)

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya