Bradley Smith Kaget Bisa Bekuk Andrea Dovizioso

Oleh Redaksi Otosia pada 20 Des 2015, 16:00 WIB
Diperbarui 20 Des 2015, 16:00 WIB
Bradley Smith (c) MotoGP.com
Bradley Smith (c) MotoGP.com

Otosia.com Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Bradley Smith mengaku dirinya tak pernah menyangka mampu duduk di peringkat kelima pada klasemen akhir pebalap MotoGP 2015 dan mengalahkan pebalap utama tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso.

Pebalap Inggris ini mengaku tak berniat mematok target tinggi saat memulai musim ini. Nyatanya, ia justru menjadi pebalap paling konsisten meraih poin sepanjang musim, bersanding dengan Valentino Rossi. Smith selalu berhasil finis dan tak pernah finis di posisi delapan besar kecuali di Australia di mana ia finis ke-10.

"Saat pramusim, target saya tidak muluk. Saya membatasi diri hanya boleh sekali gagal finis dan mengakhiri musim dengan 165 poin. Nyatanya, saya mendapatkan kelebihan 16 poin, yang sebanding dengan dua balapan. Saya juga konsisten finis. Musim ini begitu menakjubkan," ujar Smith kepada Crash.net.

Sejak awal, pebalap berusia 25 tahun ini yakin bisa mengalahkan dua pebalap Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, namun tak menyangka bisa mengalahkan Dovizioso yang menapaki tangga podium di tiga seri pertama, serta begitu sengit bertarung dengan Andrea Iannone.

"Target saya adalah menjadi pebalap satelit terbaik. Saya tak berharap mengakhiri musim di depan pebalap pabrikan. Saya yakin bisa finis di depan para pebalap Suzuki, namun tak pernah terpikir akan mengalahkan Dovi, terutama setelah tiga balapan pertama. Saya juga hanya tertinggal tujuh poin dari Iannone, jadi musim ini menyenangkan," tutup Smith.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/kny)
Berita Terkini Selengkapnya