Soal Valencia, Marquez Sudah Prediksi "Amarah" Rossi

Oleh Redaksi Otosia pada 13 Nov 2015, 11:00 WIB
Diperbarui 13 Nov 2015, 11:00 WIB
Marc Marquez © AFP
Marc Marquez © AFP

Otosia.com Marc Marquez mengaku sudah memprediksi kemarahan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi bila dirinya tak berhasil memenangkan balapan di Valencia, Spanyol akhir pekan lalu. Sebelum start, pebalap Repsol Honda ini sudah yakin bakal dituduh membantu Jorge Lorenzo merebut gelar dunia.

Dalam balapan tersebut, Marquez harus puas finis kedua, di belakang Lorenzo yang sukses merebut kemenangan darinya sekaligus gelar dari Rossi. Benar saja, usai balapan, The Doctor menuduhnya sengaja berperan sebagai "bodyguard" Lorenzo hingga garis finis.

"Setelah peristiwa di Sepang, hal terbaik adalah menang di Valencia. Saya tidak bodoh, sebelum balapan, saya sudah tahu bila saya gagal menang maka akan terjadi kehebohan lain. Sayang, saya tak bisa menang, karena Jorge lebih cepat. Saya sudah tahu, bila kalah, maka akhirnya bakal begini," ujar Marquez kepada Motorsport.

Meski begitu, Marquez mengaku tetap memahami kekecewaan Rossi atas kegagalan meraih gelar dunia ke-10. Pebalap Spanyol berusia 22 tahun ini mengaku siap kembali membuka lembaran baru dalam hubungannya dengan pebalap Italia berusia 36 tahun tersebut.

"Saya rasa Vale bicara hal-hal yang ia lihat dari luarnya saja, tapi tentu ia pasti merasakan tekanan untuk meraih gelar di beberapa pekan terakhir. Mungkin dalam sebulan ia akan paham. Bagaimanapun saya siap kapanpun untuk kembali menjabat tangannya," tutup Marquez.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/kny)
Berita Terkini Selengkapnya