Rossi Tak Menyesal Soal "Serangan Kamis" ke Marquez

Oleh Redaksi Otosia pada 26 Okt 2015, 17:00 WIB
Diperbarui 26 Okt 2015, 17:00 WIB
Valentino Rossi © AFP
Valentino Rossi © AFP

Otosia.com Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku tak menyesal telah melakukan "serangan" verbal terhadap Marc Marquez dalam jumpa pers MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada hari Kamis (22/10), yang disinyalir menjadi pemicu senggolan kontroversial keduanya dalam sesi balap pada hari Minggu (25/10).

Dalam jumpa pers tersebut, Rossi menuduh Marquez sengaja memperlambat lajunya di Australia demi membantu Jorge Lorenzo. Dalam sesi balap, keduanya pun wheel-to-wheel pada tujuh lap pertama sebelum Rossi dinilai Badan Pengawas Balap sengaja membuat Marquez terjatuh di tikungan ke-14.

"Kelakuan Marc saat balapan membuktikan semua yang saya sampaikan pada hari Kamis. Saya berharap dengan menyerangnya secara publik akan membuatnya berpikir ulang, tapi yang ia lakukan malah sebaliknya," ujar Rossi seperti yang dilansir GPOne.

Valentino Rossi dan Marc Marquez © AFP

The Doctor meyakini bahwa kemarahan Marquez diakibatkan kekalahan di Argentina dan Assen, Belanda. Bahkan Rossi menyebut bahwa manajer pribadi Marquez, Emilio Alzamora telah mengonfirmasi kebenarannya. Sembilan kali juara dunia ini juga menyatakan Marquez tak bisa menerima kekalahan.

"Seperti yang saya katakan, apa yang ia lakukan pada saya disebabkan kekalahannya di Argentina dan Assen. Emilio sudah mengonfirmasi hal itu. Emilio berkata pada saya bahwa Marc berpikir bahwa saya lah yang membuatnya gagal mempertahankan gelar. Marc jelas tak tahu caranya menerima kekalahan," tambahnya.

"Saya rasa saya memang salah menyerangnya pada hari Kamis. Memang ada kemungkinan attitude-nya akan tetap sama, tapi kali ini ia melakukannya dengan lebih agresif. Tapi saya tidak akan tinggal diam soal ini. Saya sendiri tak menyesal telah menyerangnya, karena terbukti benar bahwa Marc memang marah," tutup Rossi.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/kny)
Berita Terkini Selengkapnya