Ucapkan "Sayonara" pada 7 Mobil ini di Tahun 2015

Oleh Redaksi Otosia pada 09 Okt 2015, 10:30 WIB
Diperbarui 09 Okt 2015, 10:30 WIB
7 Mobil (foto ilustrasi: istimewa)
7 Mobil (foto ilustrasi: istimewa)

Otosia.com Salah satu fenomena milik Mitsubishi, pada klan Evo harus disuntik mati karena beberapa hal oleh Mitsubishi. Tentu saja para penggemar Mitsubishi jadi kecewa bukan kepalang, karena mobil yang satu ini adalah salah satu generasi terbaik yang pernah ditelurkan Mitsubishi.

Begitu pula dengan beberapa mobil yang lain. Dengan berbagai alasan, mulai dari penjualan yang tidak seberapa bagus, model yang tak sesuai dengan pasar, hingga alasan bahwa penghentian produksi sebagai bagian "pengabadian" jadi dasar.

Berikut adalah 7 mobil dari produsen-produsen besar yang akan "disuntik mati" alias berhenti produksi pada 2015 ini. Beberapa di antaranya merupakan mobil yang punya reputasi bagus, tapi beberapa yang lain tidak begitu impresif. Cek dulu daftarnya, Otolovers!

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/fjr)

Nissan XTerra

Nissan XTerra

Nissan XTerra merupakan salah satu SUV andalan Nissan yang menggunakan basis F-Alpha. Dengan basis SUV kompak, sayangnya Xterra bukanlah salah satu opsi Nissan yang dimasukkan ke Indonesia. Di beberapa negara, Xterra masih cukup baru, salah satunya Brazil.

 

Mobil yang diproduksi pertama kali pada tahun 1999 ini menggunakan mesin depan namun layout penggerak belakang dengan opsi lain 4 wheel drive. Salah satu produk yang cukup disenangi oleh masyarakat Amerika Serikat ini rencananya akan digantikan oleh Nissan Pathfinder.

Jaguar XK

Jaguar XK

Tak ada yang salah dengan Jaguar XK, karena pada dasarnya mobil mewah yang pertama kali meluncur di dunia tahun 1993 ini harus menghentikan produksi XK karena beberapa penyebab. Padahal selama ini Jaguar XK merupakan salah satu andalan Jaguar.

 

Rencananya Jaguar XK akan dihentikan produksinya antara paruh tahun 2015 yang kedua. Mobil dengan top speed mampu mencapai angka 250 km/jam ini diproduksi dengan dua model, yakni coupe dan convertible. Para penggemarnya tak perlu kecewa karena mobil ini akan digantikan oleh F-Type

Mazda 5

Mazda 5

Memang bukan produk yang paling diandalkan oleh Mazda, karena praktis masih banyak mobil MPV yang justru mengangkangi Mazda berasal dari Toyota dan Honda. Hal tersebut sepertinya jadi salah satu alasan mengapa Mazda 5 dihentikan produksinya di tahun 2015 ini.

 

Mazda 5 merupakan mobil dengan format MPV. Basis mobil ini di Indonesia punya kesamaan dengan beberapa mobil lainnya, seperti Suzuki APV, Nissan Evalia dan KIA Pregio. Sehingga bisa dimaklumi Mazda 5 punya pasar yang cukup sulit jika harus unjuk tarung di Indonesia.

Scion xB

Scion xB

Entah apa yang dipikirkan para petinggi Scion saat memroduksi xB. Selama ini Scion sebagai salah satu divisi produksi Toyota rutin memroduksi mobil dengan penampilan yang kece. Salah satunya adalah Scion FRS yang cukup mirip dengan Toyota 86.

Bisa jadi salah satu alasan Scion xB dihentikan produksinya bukan karena penampilannya yang terkesan aneh dan agak kurang diminati, namun lebih karena kebutuhan dan fokus Scion yang lebih diprioritaskan pada mobil yang terkonsentrasi pada performa.

Infiniti Q40

Infiniti Q40

Sebagai divisi mobil mewah dari Nissan, memang tak banyak alasan bagi Infiniti berhenti memroduksi mobil dari beberapa seri tertentu. Wajar, karena Infiniti terkenal dengan "kesempurnaan" dari hasil produksi dalam beberapa tahun belakangan, yang paling impresif salah satunya adalah All New Nissan Teana tentu.

Tapi tak demikian dengan Q40, yang pada tahun 2015 ini harus rela untuk masuk ruang eksekusi dan dihentikan produksinya. Kabar yang berhembus sebetulnya cukup segar, yakni bahwa alasan Q40 dihentikan bukan karena pasar yang jelek, atau hasil yang buruk, tapi lebih kepada penyegaran di nama dan reputasi.

Honda Crosstour

Honda Crosstour

Oke, tak banyak yang berdomisili di Indonesia paham apa itu Honda Crosstour, karena memang mobil ini tak masuk Indonesia secara teknis, sehingga jika ada yang meminati mobil ini harus didatangkan secara impor, atau bahasa kerennya CBU.

Honda Crosstour punya format Crossover, bentuk pantatnya sedikit mengingatkan pada format body milik Nissan Juke. Pada akhirnya Honda lebih memilih memasukkan HR-V ke Indonesia daripada mobil yang satu ini. Toh akhirnya Crosstour harus dihentikan juga pada tahun ini.

Mitsubishi Evo

Mitsubishi Evo

Sang legenda harus disuntik mati oleh pemiliknya. Dari beberapa situs otomotif dunia juga menyayangkan bagaimana Evo harus say goodbye pada semua penggemarnya karena tahun ini, mobil sport yang jadi basis gril Mitsubishi Outlander dan Mirage harus distop produksi.

 

Mitsubishi Evo X Final Edition jadi senjata pamungkas Mitsubishi untuk mengakhiri petualangan Mitsubishi Evo pada beberapa dekade belakangan. Mitsubishi hanya akan menyebarkan 1.600 unit mobil ini menyusul 1.000 sebelumnya yang sudah tersebar di Amerika Serikat.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya