Bos Kawasaki Jawab Rumor Ninja ZX10R "Supercharger" Indonesia

Oleh Redaksi Otosia pada 15 Sep 2015, 09:30 WIB
Diperbarui 15 Sep 2015, 09:30 WIB
Foto: www.motoroids.com
Foto: www.motoroids.com

Otosia.com Potongan gambar Kawasaki Ninja ZX10R edisi tahun mendatang sudah beredar. Kemunculannya bahkan memancing dugaan bahwa motor itu dikembangkan layaknya H2 yang sedang banyak dibicarakan. Salah satunya untuk penggunaan penyembur di sektor pembakaran atau supercharger.

Dugaan pun berkembang bahwa jika demikian harganya bisa lewat empat ratus juta. Lalu, apakah akan segera masuk Indonesia?

"(ZX10R yang baru) masih wait and see. Harganya enggak, enggak sampai lewat empat ratus juta. Itu kan mesinnya 1.000 cc biasa," kata kata Michael Chandra Tanadhi, Deputi Departemen Head Sales & Promotion Division Kawasaki Motor Indonesia.

Mesin biasa? Pimpinan KawasakiIndonesia ini mengatakan bahwa diduga kuat, wacana soal supercharger itu tidak mungkin terwujud.

"Enggak pakai supercharger. (Rumor soal pakai supercharger) Enggak ada. Nanti kalau pakai supercharge enggak bisa ikut WSBK lagi dong. Iyalah hehe, memangnya boleh pakai supercharge," ujarnya.

Rumor soal Ninja ZX-10Rberkembang jauh sejak potongan gambar menggunakan warna kombinasi yang mengingatkan pada model H2. Belum ada konfirmasi dari pihak pusat sendiri.

Yang pasti,edisi terbaru nanti seperti juga model sebelumnya mengambil hasil pengembangan dari tim mereka yang turun dalam World Superbike Championship. Hal ini termasuk juga terakomodasinya masukan dari pebalap-pebalap mereka, Jonathan Rea dan Tom Sykes. Edisi terakhir yang merupakan edisi spesial Ninja ZX-10Rsendiri beredar di Indonesia dengan banderol Rp 365.000.000.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/why/lrs)
Berita Terkini Selengkapnya