Yamaha YZF-R15 Indonesia Dibanderol Rp 28 Juta

Oleh Redaksi Otosia pada 15 Apr 2014, 13:30 WIB
Diperbarui 15 Apr 2014, 13:30 WIB
Yamaha YZF-R15 Indonesia
Yamaha YZF-R15 Indonesia

Otosia.com Akhirnya harga Yamaha YZF-R15 terpampang jelas di laman depan situsnya - www.iwantyamahar15.com yang mulai berjalan pada hari ini (15/04/2014). R15 dibanderol Rp 28 juta OTR berlaku untuk wilayah Jakarta.

Situs resmi Yamaha R15 ini merupakan media untuk para penginden online dari konsumen Tanah Air. Bukan sesuatu yang mengherankan jika pabrikan motor yang satu ini selalu memiliki strategi pemasaran yang unik.

Kembali soal harga, banderolnya yang hanya Rp 28 juta OTR Jakarta secara langsung "mengusik" keberadaan sportbike serupa dari kompetitornya di Tanah Air. Siapa lagi kalau bukan sang jagoan dari pabrikan Honda Indonesia - Honda CBR150R. Namun dalam tulisan ini belum kami bahas tentang perbandingan harga keduanya. Sabar ya!

Masih soal harga R15 sendiri, kembali mengulang angka persentase harga NJKB dan harga OTR setiap produk Yamaha Indonesia. Masih konsisten dan cenderung stabil dari setiap produk yang Yamaha keluarkan. Sehingga acuan persentase yang ada sangat membantu para pembaca sekalian untuk memprediksi harga R15 ini.

Di Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, sebelumnya kita dapati sebuah kode 2PK yang merupakan wujud dari Yamaha YZF-R15 Tanah Air. Di sana tersebutkan NJKB R15 dengan nominal Rp 18.100.000.

Harga ini di atas NJKB New Vixion Lightning (NVL) Rp 17,7 juta yang "dilepas" di pasaran dengan harga sekitar Rp 22,5 juta atau mendapat tambahan nilai sekitar 27 persen.

Penambahan harga dari nominal NJKB sekitar 50-an persen untuk mendapatkan harga OTR-nya, sehingga hal bisa menjadi patokan kita semua untuk memprediksi banderol produk-produk sportbike Yamaha ke depannya. Dengan catatan sangat sulit diberlakukan untuk produk-produk moge yang kebanyakan masih berstatus CBU, apalagi moge masuk ke Tanah Air harus dikenai PPnBM.

Bagaimana Bro, siap inden Yamaha YZF-R15?

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/abe)
Berita Terkini Selengkapnya