"Susah Cari Produk yang Made in USA"

Oleh Redaksi Otosia pada 09 Mar 2014, 09:15 WIB
Diperbarui 09 Mar 2014, 09:15 WIB
Ilustrasi: Aksesoris mobil
Ilustrasi: Aksesoris mobil

Otosia.com Nilai ekonomi produk kerap menjadi prioritas bagi calon konsumen. Namun bagi mereka yang ingin lebih, dalam hal ini terhadap kualitas suatu produk, maka tidak jarang yang dihadapi adalah rasa segan.

Hal ini di antaranya terjadi pada dunia audio mobil. Model industri dengan memanfaatkan negara berkembang sebagai pusat produksi membuat produk buatan negara aslinya, seperti buatan Amerika Serikat ataupun dari kawasan Eropa, menjadi sedikit.

"Sekarang ini, cari produk yang made in Italy, made in German, made in USA itu susah. Symphony masih asli. Banyak merek (yang berasal dari) Amerika, tapi dibikin di Cina," ungkap Wahyu Tanuwidjaja, Product Designer PT Audioworkshop.

Dia lantas mencontohkan salah satu produk kelas atas, Symphony. Produk itu pada akhirnya masuk ke pasar Indonesia karena memang terlihat adanya permintaan terhadap audio dengan kualitas di atas produk pasaran.

"Symphony itu masuk ke Indonesia karena ada kondisi market bahwa kita kekurangan power high-end," bebernya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/why/sno)
Berita Terkini Selengkapnya