Simak Otolovers! Aturan Resmi Jasa Layanan Parkir

Oleh Redaksi Otosia pada 05 Jan 2016, 13:15 WIB
Diperbarui 05 Jan 2016, 13:15 WIB
Area Parkir (foto: istimewa)
Area Parkir (foto: istimewa)

Otosia.com Kasus yang melibatkan kendaraan hilang dan kemudian lepas tanggung jawab dari pihak penyedia jasa parkir memang cukup sering terjadi. Hal ini juga setali tiga uang dengan eksistensi dari barang aksesoris, seperti kehilangan spion, helm dan sebagainya.

Yang jadi permasalahan adalah bahwa seringkali dijumpai fasilitas parkir di tempat umum tidak memberikan respon sebagaimana mestinya. Apalagi jika dijumpai wilayah parkir yang tidak memberikan karcis parkir dan menunjukkan harga fix parkir per satuan masing-masing.

Lebih mengesalkan lagi, jika ada tempat parkir yang memberikan tulisan "Kehilangan kendaraan tidak ditanggung jasa penyedia parkir". Memberikan kesan seakan-akan penyedia layanan parkir tersebut lepas tanggung jawab.

Nah, Hukum Online memberikan satu bentuk infografis yang cukup berguna, Otolovers. Terutama bagi Otolovers sekalian yang sering berurusan dengan ribet dan kacau balaunya sistem per-parkiran di wilayah-wilayah tertentu.

Singkatnya, Hukum Online mengetengahkan KUHAPerdata No. 8 Tahun 1999, tentang pelayanan konsumen. Dimana pada KUHAPerdata tersebut juga didukung klausula baku mengenai "lepas tangan"-nya pihak penyedia layanan parkir.

Pun juga ditambah dengan beberapa pasal yang akan melindungi konsumen supaya tidak terjadi hal-hal yang ditakutkan seperti hilangnya kendaraan. Dimana kehilangan kendaraan sejatinya merupakan jadi tanggung jawab penyedia layanan. Simak dulu, penting nih Otolovers!

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/fjr)
Berita Terkini Selengkapnya