3 Alasan Pabrik Federal Oil Pindah ke Cilegon

Oleh Dimas Wahyu pada 25 Agu 2017, 09:30 WIB
Diperbarui 25 Agu 2017, 09:30 WIB
Foto: Nazar Ray
Foto: Nazar Ray

Otosia.com Federal Oil yang merupakan merek dengan pasar hingga mancanegara termasuk di balapan bergengsi memutuskan pindah pabrik dari Pulogadung di Jakarta ke Cilegon di Banten.

Memang, pabrik baru mereka punya kapasitas blending hingga dua kali lipat dari yang di Cilegon sehingga menjadi 100 juta liter per tahun. Namun, di luar itu ada tiga alasan lain.

"Kebutuhan memaksa kami mencari lahan baru. Di Pulogadung ada dua lokasi, meski jaraknya 1 km, secara logistik ini setengah mati. Sebelumnya ada beberapa kandidat, sampai akhirnya terpilih kawasan industri," kata Patrick Adhiatmadja, Direktur Utama PT Federal Karyatama.

Alasan pertama rupanya terkait dengan kenyamanan berada di dalam kompleks, yang segala halnya sudah teratur.

"Di Cilegon ini mungkin yang paling kecil, meski 2 hektar. Di sini sistem perizinannya lebih terpadu, pengamanannya lebih baik, dan berhubungan dengan pengelola," ujarnya.

Alasan kedua terpaut dengan kedekatan mereka dengan suplai mengingat wilayah tersebut merupakan koridor industri petrokimia.

"Rupanya mulai dari Serang-Merak-Anyer, merupakan koridor industri petrokimia, banyak tangki-tangki pinggir pantai, banyak kapal bisa merapat dan base oil mendaratnya di sini. Jadi ada kedekatan kami dengan suplai," kata dia.

Yang ketiga terkait dengan rencana jangka panjang infrastruktur di Indonesia karena jalan tol yang akan tersambung dari Banten hingga Surabaya.

"Kawasan ini kurang lebih 3 km dari pintu tol Merak-Jakarta, sebentar lagi tersambung ke Surabaya. Jadi kami berada di urat nadi Pulau Jawa," ujarnya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/why/rd)
Berita Terkini Selengkapnya