Suzuki Lakukan Penyegaran Pikap Mega Carry

Oleh Nazarudin Ray pada 01 Mar 2018, 21:39 WIB
Diperbarui 01 Mar 2018, 21:39 WIB
Foto: Nazar Ray
Foto: Nazar Ray

Otosia.com PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menampilkan sejumlah kendaraan niaga unggulan pada pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). GIICOMVEC 2018 merupakan acara yang dikhususkan untuk mendukung penjualan kendaraan komersial dengan mempertemukan produsen dan konsumen potensial secara business to business.

PT SIS akan membawa lini kendaraan komersial yang sesuai dengan kebutuhan pelaku ekonomi di Indonesia. Salah satu model andalan Suzuki pada pameran GIICOMVEC 2018 adalah Mega Carry.

Untuk mempertahankan tren penjualan yang positif, Suzuki melakukan penyegaran kepada Mega Carry. Penyegaran ini mencakup bagian eksterior, Mega Carry tampil lebih menarik dengan desain stiker baru di kedua sisi pintu depan.

Mega Carry memiliki mesin tipe G15A dengan kapasitas mesin 1.493 cc 4 silinder yang memiliki tenaga 92,4 ps pada putaran mesin 6.000 rpm dan mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 126 Nm pada putaran mesin 3.000 rpm.

Mega Carry sebagai kendaraan niaga tentunya akan membantu mobilisasi para pelaku bisnis dalam memperniagakan barangnya. Mega Carry pun sudah menjawab akan kebutuhan para konsumen dengan menghadirkan 2 ukuran bak yaitu Mega Carry 2.200 mm x 1.585 mm dan Mega Carry Extra 2.450 mm x 1.670 mm.

Untuk lebih memperkuat brand, SIS memberikan ubahan desain stiker “Suzuki” pada bak belakang dengan desain baru. Dari sisi keamanan, Suzuki menambahkan Cylinder Key dan Assist Grip di kedua sisi pintu sehingga lebih meningkatkan kenyamanan penumpang.

Mega Carry tediri dari beberapa varian dan harga. Mega Carry dijual Rp 133,5 juta, Mega Carry Extra Rp 135,5 juta, Mega Carry AC Power Steering Rp 140 juta, dan Mega Carry Extra AC Power Steering Rp 142,5 juta. Semuanya adalah harga on the road Jakarta.

Selain Mega Carry, dalam pameran GIICOMVEC Suzuki memboyong Suzuki APV Ambulance, Suzuki Ertiga Ambulance, Suzuki APV angkutan kota, Suzuki APV Mobil Toko serta Suzuki Carry Dump Truck.

“Melihat kondisi saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat perkembangan ekonomi yang cukup tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti pembangunan infrastuktur, perdagangan komoditas, serta aktifitas manufaktur. Faktor-faktor inilah yang pada akhirnya mendorong kebutuhan akan kendaraan komersial. Oleh karena itu, partisipasi kami di GIICOMVEC 2018 sangat penting,” ujar Dony Saputra, 4W Marketing Director SIS

Sementara itu penjualan kendaraan komersial Suzuki selama periode Januari – Desember 2017 mencapai 44.856 unit (wholesale). Bahkan, lini kendaraan komersial Suzuki meraih 45,1 persen dari total market share. Kendaraan komersial ini pun menjadi backbone penjualan Suzuki secara keseluruhan dengan kontribusi sebesar 40 persen.

 (kpl/nzr/fdk)
Berita Terkini Selengkapnya