Jalan Sirion Tak Mulus di Indonesia, ini Kata Daihatsu

Oleh Muhammad Hafid pada 15 Feb 2018, 16:15 WIB
Diperbarui 15 Feb 2018, 16:15 WIB
Foto : Hafid
Foto : Hafid

Otosia.com Kontribusi Sirion terhadap merek Daihatsu terbilang kecil di Indonesia. Hal ini tak hanya disebabkan adanya persaingan, namun juga kecilnya pasar city car di Indonesia. Akibatnya mobil yang belum lama ini mendapatkan pembaruan tak bisa diproduksi secara lokal.

Menanggapi visibilitas segmen city car di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor tampaknya tak terlalu antusias. Pasalnya segmen city car dinilai sulit untuk berkembang lantaran pandangan masyarakat Indonesia terhadap kebutuhannya.

"Selama orang Indonesia masih punya filosofi "mangan ora mangan, asal ngumpul", maka seven seater akan jadi pilihan utama," jelas Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT ADM.

Berbeda dengan Malaysia yang city carnya berkontribusi cukup besar. Hal tersebut menurut Amelia disebabkan oleh bertumbuhnya masyarakat dengan pendidikan tinggi yang memahami kebutuhannya.

"Di Malaysia sudah berubah, dengan bertumbuhnya masyarakat yang berpendidikan tinggi dan berpikir pakai logika. Kalau sehari-hari pakai mobil hanya sendiri atau berdua, buat beli mobil 7 (seater), sehingga di Malaysia city car yang menjadi dominan. Di Indonesia belum," jelas Amelia.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/fid/crn)
Berita Terkini Selengkapnya