CO2 Bisa Menjadi Bahan Bakar Kendaraan di Masa Depan

Oleh Redaksi Otosia pada 19 Mei 2020, 09:45 WIB
Diperbarui 19 Mei 2020, 09:45 WIB
Sistem Direct Air Capture (visordown)
Sistem Direct Air Capture (visordown)

Otosia.com Teknologi kendaraan akan terus berkembang setiap tahunnya. Mendatang dipastikan kendaraan ramah lingkungan akan menjadi masa depan dunia otomotif, seperti mobil atau motor listrik.

Namun kelihatannya tidak akan itu saja. Melansri Visordown.com, terbaru tim dari Carbon Engineering (CE) kembangkan sistem yang disebut "Direct Air Capture". Sistem tersebut memungkinkan atmosfer menjadi bahan bakar terbarukan.

 

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/ahm)

Next

Lantas bagaimana cara kerjanya? "Air to fuels" bisa tercapai jika telah lewati beberapa langkah, pertama CO2 dari udara akan ditangkap melalui kipas dengan struktur seperti sarang lebah, lalu menjebak molekulnya. Kurang lebih struktunya menyerupai catalytic converter.

Selanjutnya elektrolisis digunakan untuk membuat hidrogen dan oksigen keluar terpisahkan dari udara. Kemudian CO2 akan dikombinasikan dengan hidrogen dan campuran disintesis yang bisa menjadi bahan bakar.

Pihak CE sendiri juga klaim bahwa bahan bakar ini lebih unggul ketimbang bahan bakar konvensional. Namun dalam proses pembuatannya memerlukan energi yang besar. Perlu mesin yang sangat besar, bahkan melebihi mesin pengelolaan bahan bakar mintak. Selain itu juga diperlukan daya listrik yang besar untuk dapat menghasilkan bahan bakar yang dimaksud.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya