Cara Mudah Berburu Takjil di Tengah Pandemi COVID-19, Beli ala Drive Thru

Oleh Redaksi Otosia pada 06 Mei 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 06 Mei 2020, 11:15 WIB
Takjil drive thru (Merdeka.com)
Takjil drive thru (Merdeka.com)

Otosia.com Menghindari kerumunan adalah salah satu pencegahan terpapar virus Corona (COVID-19). Padahal saat ini tengah berada di momen Ramadan yang identik dengan aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Seperti sekadar membeli takjil buka puasa contohnya. Jika biasanya di beberapa tempat ada pasar takjil, kini mungkin susah menemukan tempat seperti itu.

Melansir Merdeka.com, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menciptakan inovasi baru bagi pengusaha UMKM di Kota Medan. Pemerintah menghadirkan Kampung Ramadan yang bisa dipesan melalui drive thru yang diharapkan menjawab keluhan UMKM di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan akibat sepinya pendapatan imbas dari dampak COVID-19 ini.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

Seperti yang dilansir dari laman resmi milik Humas Pemerintah Provinsi Sumut, upaya ini dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Sumut sebagai bentuk pemulihan ekonomi.

Sebanyak 48 stand UMKM binaan dan luar binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumut turut andil menjajakan dagangannya di Kampung Ramadan yang dibuka mulai 28 April 2020 – 21 Mei 2020.

Kampung Ramadan ini bertempat di halaman Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan.

Next

Merdeka.com

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumut, Nawal Edy Rahmayadi meresmikan Kampung Ramadan tersebut pada Senin (4/5). 

Meski begitu, Gubernur beserta istri dan rombongan tetap menjaga protokol kesehatan terkait COVID-19 dengan tidak turun dan hanya memberikan sambutan dari dalam mobil dan langsung membuka pameran UMKM tersebut.

"Saya sengaja tidak turun, karena aturannya seperti itu. Kampung Ramadan ini diharapakan menjawab dan menumbuhkan UMKM dengan kondisi yang memang terpukul dampak Covid-19. Dengan acara ini semoga UMKM dapat terus bertahan. Semua makanan yang dijual disini sehat dan bersih," ucap Edy Rahmayadi seraya meresmikan Kampung Ramadan tersebut.

Next

Kepala BPBD Sumut sekaligus Ketua Pengendali Operasi GTPP COVID-19 Sumut, Riadil Akhir Lubis mengatakan, acara ini dibuat bukan untuk melanggar protokol penanganan COVID-19. 

Kampung Ramadan ini dilaksanakan namun tetap mengedepankan kedisiplinan protokol kesehatan COVID-19 dengan hanya memperbolehkan membeli produk dengan menggunakan jasa online (Gojek) atau drive thru. Sehingga masyarakat tidak perlu turun dari kendaraan dan khawatir.

"COVID-19 ini, selain ada dampak sosial ada pula dampak ekonomi. Makanya dibentuklah Kampung Ramadan ini dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kita kerjasama dengan gojek dan tidak ada mengumpulkan orang karena drive thru," katanya.

Next

Sementara itu, Plt Kadis Koperasi dan UMKM Sumut, Mohammad Ridho Haikal menyatakan pihaknya ingin menguatkan kapasitas SDM UMKM. Dengan kegiatan ini diharapkan memberikan semangat pada wirausaha kecil akibat dampak COVID-19.

"Hal ini juga kami lakukan untuk melakukan pemulihan ekonomi dan membantu UMKM agar dapat menjalankan usaha di tengah pandemi COVID-19," katanya.

Untuk bisa masuk di areal Kampung Ramadan ini, pengunjung akan terlebih dahulu di cek suhu tubuh dan akan diberikan masker gratis serta disediakan tempat cuci tangan untuk petugas dan penjual.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya