Kumpul-kumpul Direm, Begini yang Dilakukan Bikers Moge Selama di Rumah

Oleh Redaksi Otosia pada 17 Apr 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 17 Apr 2020, 16:15 WIB
Kongkow-kongkow bikers moge direm selama pandemi corona (Nazar Ray)
Kongkow-kongkow bikers moge direm selama pandemi corona (Nazar Ray)

Otosia.com Jika biasanya setiap akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu terlihat pengguna motor besar atau moge wara-wiri di jalan-jalan Ibukota dan kongkow-kongkow, namun selama pandemi virus corona pemandangan tersebut menjadi langka. Kalau pun ada, hanya satu atau dua biker moge yang memanfaatkan situasi sepi kota Jakarta.

Beberapa kegiatan terpaksa mereka hentikan guna mencegah penyebaran COVID-19. Aktivitas kumpul-kumpul kini lebih diarahkan pada kegiatan sosial membantu pencegahan virus corona dan donasi kepada sesama yang terkena dampak situasi COVID-19.

Tentu para pemilik motor besar seperti Harley Davidson bukan dari kalangan biasa. Mereka adalah kalangan mapan dan para pengusaha, yang pada hari-hari biasa super sibuk dan sedikit memiliki waktu luang.

 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

Selain mengurangi aktivitas bermotor dan kongkow dengan teman sehobi setiap akhir pekan, lantas apa yang mereka lakukan selama masa pandemi COVID-19? Kebanyakan di antara mereka menyatakan, saat ini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah, dan giat beribadah.

Hal lainnya yang dilakukan adlah menyusun kembali strategi bisnis mereka di rumah dalam menghadapi kondisi sulit pandemi corona, agar roda usaha tidak terus terpuruk atau terhenti.

"Makan semakin banyak, Ibadah dan tidur terus he-he-he. Positifnya kita jadi banyak waktu untuk keluarga, olah raga dan berfikir untuk mengubah pola bisnis. Intinya kita fokus ke keluarga dan kesehatan, dan kualitas dengan keluarga menjadi lebih baik. Negatifnya bisnis terhambat dan beberapa karyawan diliburkan," kata Anto Jangkar dari HOG Anak Elang Jakarta Chapter.

Next

Namun situasi ini tidak menyurutkan niatan beramal komunitas moge. Hanya saja dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan prosedur kesehatan dan perlindungan diri. Bakti sosial yang dilakukan belum lama ini bersama Ikatan Pengusaha Muda Indonesia berupa sumbangan ke masyarakat bawah

"Kita tetap semangat karena masih banyak yang lebih susah saat ini sehingga kita tetap bersyukur," katanya.

Baksos dijalankan bersama Ikatan Pengusaha Muda Indonesia, Cetya Permata di Hati bersama HOG Anak Elang JC di beberapa tempat selama kurang lebih seminggu ini, seperti ke Cibubur Cikeas, Kelapa Gading-Cakung, dan Rumah Panti Jompo Binaan IPMI.

"Baksos ini sebagai bentuk rasa syukur para sahabat Ikatan Pengusaha muda Indonesia atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada Kami dan sebagai bentuk empati kita kepada para saudara kita yang masih kesusahan agar tetap semangat dalam menghadapi situasi COVID-19 ini," ungkapnya

Next

Bantuan bingkisan yang diberikan diantaranya minyak goreng, gula pasir, teh , mie instan 40 pcs, dan barang serta makanan lainnya sebanyak 200 boks. Bantuan tersebut diberikan kepada driver ojol, pemulung sampah, pedagang kecil keliling, para lansia, dan sebagainya.

"Mohon doa restu para sahabat agar COVID-19 ini cepat berlalu dan kita tetap akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial kedepannya. Dalam waktu dekat ini kami akan menyalurkan bantuan kepada Ibu-Ibu Lansia di wilayah Jakarta. Jadi tetap siapkan kendaraan Anda untuk tetap berbuat kebaikan," tutup Anto Jangkar.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya