Hampir 500 Mobil Daihatsu Masuk Bengkel Usai Diterjang Banjir

Oleh Nazarudin Ray pada 10 Jan 2020, 11:45 WIB
Diperbarui 10 Jan 2020, 11:45 WIB
Mobil nekat menerjang banjir (Ilustrasi/otosia.com/Nazarudin Ray)
Mobil nekat menerjang banjir (Ilustrasi/otosia.com/Nazarudin Ray)

Otosia.com Hujan terus-menerus sejak malam pergantian tahun baru 2020, mengakibatkan banjir cukup tinggi di sejumlah wilayah Jabodetabek. Dampak dari risiko banjir ini tidak hanya merusak properti seperti rumah, gedung perkantoran, dan pabrik, tetapi juga kendaraan bermotor serta jiwa manusia.

Di sejumlah wilayah, banyak mobil yang sudah terendam air, mulai dari setengah ban, kap mesin, kursi hingga hanyut terbawa arus banjir. Tercatat ada 465 mobil Daihatsu di Jabodetabek yang masuk bengkel usai kendaraannya diterjang banjir.

Ketinggian air yang merendam mobil-mobil tersebut bervariasi. Saat pengecekan di bengkel, Daihatsu membaginya dalam tiga kategori terendam banjir, yakni light, medium dan heavy.

"Light, ada yang hanya setengah ban belum masuk ke dalam, ada yang sudah masuk, ada yang full kerendem semuanya atau heavy," kata Head of Marketing Division Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr/tys)

Next

Dari 465 unit mobil milik konsumen tersebut, paling banyak terendam banjir kategori medium yang mencapai 42 persen, menyusul light sebanyak 37 persen, dan terendam semuanya atau heavy sebesar 21 persen. Meski Sigra menjadi mobil terlaris Daihatsu, namun yang paling banyak terendam banjir adalah Xenia dan Ayla.

"Dari data kita sampai 8 Januari kemarin yang bengkel di DKI 1 dan 2, di Jakarta, yang masuk 465 unit. Yang banyak masuk bengkel adalah top 3, Xenia, Ayla dan Sigra. Paling banyak adalah Xenia karena populasinya paling banyak sejak tahun 2004," jelas Hendrayadi.

Daihatsu memberikan potongan harga sukucadang dan salon mobil bagi mobil yang masuk bengkel. Untuk part termasuk oli diskon 15 persen, salon mobil 20 persen.

"Kan ada yang kabinnya terendem tinggi sekali, kalau ada yang mau kabinnya dibersihkan itu kita kasih diskon sebanyak 20 persen. Kita juga ada free check up. Misalnya kalau dia mau dicek-cek apa saja yang rusak itu kita kasih free," paparnya.

Next

Sementara akibar banjir awal tahun, pabrik Daihatsu di Sunter dan Karawang terpaksa berhenti berproduksi selama 8 hari, pada 1-8 Januari 2020. Daihatsu menghentikan aktivitas produksi lantaran pasokan dari vendor terganggu akibat pabrik mereka terendam banjir.

"Kita punya dua pabrik, di Sunter dan Karawang, itu tidak banjir. Tapi vendor kita, yang memproduksi lining pabriknya kerendam setinggi atap. Pabrik vendor kita itu ada di Bekasi. Jadi dari tanggal 1 sampai 8 Januari kami tidak berproduksi," kata Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya