Banjir Jabodetabek Bikin Pabrik Daihatsu Stop Produksi

Oleh Nazarudin Ray pada 10 Jan 2020, 09:15 WIB
Diperbarui 10 Jan 2020, 09:15 WIB
Daihatsu Terios (Otosia.com/Nazarudin Ray
Daihatsu Terios (Otosia.com/Nazarudin Ray

Otosia.com Memasuki awal tahun 2020 hujan ekstrem mengguyur beberapa wilayah di Jabodetabek. Hujan berintensitas tinggi menimbulkan banjir di sejumlah tempat. Tidak hanya mengganggu aktivitas warga Jabodetabek, banjir besar juga mengganggu proses produksi kendaraan.

Meski pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Sunter dan Karawang tidak terendam banjir, Daihatsu tetap menghentikan aktivitas produksi lantaran pasokan dari vendor terganggu akibat pabrik mereka terendam banjir.

Akibat pasokan suku cadang terhambat, aktivitas pabrik Daihatsu terhenti selama 8 hari. Namun kini proses produksi sudah berjalan normal kembali seiring banjir yang sudah surut.

"Kita punya dua pabrik, di Sunter dan Karawang, itu tidak banjir. Tapi vendor kita, yang memproduksi lining pabriknya kerendam setinggi atap. Pabrik vendor kita itu ada di Bekasi. Jadi dari tanggal 1 sampai 8 Januari kami tidak berproduksi," kata Marketing Director ADM,  Amelia Tjandra.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/nzr/tys)

Next

Aktivitas pabrik Daihatsu di Sunter dan Karawang sudah berjalan normal. Daihatsu menggenjot unit produksi yang tersendat di awal tahun. “Kami baru bisa berproduksi Kamis, (9/1/2020). Akibat produksi terhenti, dari finance mengatakan tidak ada pemasukan. Jadi dari pabrik kita mengejar kekurangan untuk memenuhi permintaan," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Daihatsu melakukan pembaruan dalam proses produksi dengan fokus kepada 3 hal utama, safety, quality, dan efficiency. Tujuan dari inovasi di bidang safety untuk menjadi merek yang terpercaya dengan selalu menciptakan proses kerja yang aman. 

Sementara itu, inovasi pada quality bertujuan agar semua produk Daihatsu menjadi best fit in Indonesia. Pada sisi efisiensi, agar Daihatsu selalu dapat memberikan best value ke konsumennya.

Next

Tahun ini pabrik Daihatsu juga punya inovasi sensor pendeteksi bahaya yang bekerja menahan mesin press saat karyawan memasuki area beresiko tinggi, sehingga lebih aman dan terhindar dari kecelakaan kerja.

Dalam hal Quality, diwakilkan oleh Engine Plant dengan alat "quality detector" yang dapat menghasilkan kualitas potongan tiap kamponen mobil yang lebih presisi, dan Casting Plant dengan "robot deburring" yang berfungsi sebagai alat pembersih scrap secara otomatis.

Pada sisi Efficiency, diwakilkan Body Plant, mengenai optimalisasi proses penyatuan bagian bodi atas dengan bodi bawah mobil secara otomatis, agar proses kerja lebih cepat, dan lebih hemat ruang.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya