Tarif Tol Surabaya - Mojokerto Naik per 3 Januari 2020

Oleh Nazarudin Ray pada 31 Des 2019, 20:45 WIB
Diperbarui 31 Des 2019, 20:45 WIB
Tol Surabaya-Mojokerto (DOk PUPR)
Tol Surabaya-Mojokerto (DOk PUPR)

Otosia.com PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) memberi kado tahun baru dengan kenaikan tarif di ruas tol Surabaya-Mojokerto. Kenaikan tariff tersebut mulai diberlakukan pada 3 Januari pukul 06.00 WIB.

Ruas Tol Surabaya-Mojokerto merupakan ruas tol yang menghubungkan Kota Surabaya-Kabupaten Mojokerto. Ruas tol ini melintasi 4 wilayah yaitu kota Surabaya, kabupaten Sidoarjo, kabupaten Gresik, dan kabupaten Mojokerto.

Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, Roy Ardian, dalam keterengan resminya menyatakan, kenaikan tersebut diterapkan mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 1220/KPTS/M/2019 tanggal 27 Desember 2019 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto.

Besaran tarif pada ruas jalan tol Surabaya Mojokerto bervariasi mulai Rp 13.000 hingga Rp 93.500, tergantung gerbang masuk dan tujuan, serta golongan kendaraan.

"PT Jasamarga Surabaya Mojokerto terus melakukan perbaikan guna peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol, seperti penambahan gardu OAB (Oblique Approach Booth) 5 di Exit dan 7 Entrance di gerbang tol Warugunung, dan penambahan 2 gardu entrance reversible di Gerbang Tol Waru 5," jelasnya.

 

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/nzr/tys)

Monitoring Keadaan Lalulintas JSM

Untuk memonitoring keadaan lalulintas JSM menyediakan 28 CCTV lajur per km, 17 CCTV di gerbang tol, rest area dan akses simpang susun.

JSM juga melakukan kegiatan penataan jalan tol melalui program beautifikasi dengan menanam Bougenvile disepanjang 6 KM mulai dari KM 718 sampai dengan KM 712 dan penataan lanskap kantor gerbang tol Warugunung.

Roy Ardian menambahkan, penyesuaian tarif tol ini telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

"Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi," tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya