Sepele, Baut Karter Bisa Bikin Oli Mobil Berkurang

Oleh Redaksi Otosia pada 28 Sep 2019, 20:15 WIB
Diperbarui 28 Sep 2019, 20:15 WIB
Pengecekan oli menggunakan deepstick juga perlu dilakukan (Ilustrasi/videohive.net)
Pengecekan oli menggunakan deepstick juga perlu dilakukan (Ilustrasi/videohive.net)

Otosia.com Keberadaan baut karter oli sering terlupakan. Benda yang terkdang dianggap sepele itu punya peran cukup penting, agar kinerja mesin tetap maksimal.

Jika baut karter ini tak terpasang lagi, bisa-bisa oli mobil berkurang. Coba sekali-sekali cek volume oli mobil menggunakan deepstick. Atau, coba perhatikan apakah ada rembesan oli. Jika ada, mungkin biang keroknya si baut karter yang hilang.

"Sebenarnya, baut aslinya sudah menggunakan ring yang berguna untuk mencegah oli rembes," kata mekanik Auto2000 Pandeglang, Imam Dani.

Tapi yang menjadi persoalan adalah saat membuka baut. Belum tentu mekanik di bengkel umum membuka baut tersebut ketika mesin sudah dingin. Akibat oli yang keluar masih panas, ring tersebut terkadan kerap terlepas dari bautnya dan bercampur dengan oli bekas. Jika tak dicari lagi, maka akan diganti dengan seal tape untuk melapisi baut.

"Takutnya itu kalau seal tape yang dipakai terlalu banyak dan sampai ke ulit atas. Karena terkena panas mesin, seal tape ini bisa terkelupas dan bercampur dengan oli mesin. Lama kelamaan kotoran ini bisa terkumpul," tambah Imam.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Cara Kencangkan Baut

Maka itu, akan lebih baik jika memasang bautnya, yakinkan ring kuningan yang biasanya menempel dengan baut standarnya tidak hilang. Selanjutnya, tinggak mengencangkan dengan kunci ring. Sesuaikan dengan ukuran masing-masing baut menempel sempurna.

"Tidak perlu terlalu kencang, yang penting sampai tangan terasa berat memutar sudah cukup. Lagi pula, saat mesin panas, baut akan memuai dan membuat ikatan semakin kencang," tandasnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya