Terkait Perluasan Aturan Ganjil-Genap di Jakarta, Begini Tanggapan Wuling

Oleh Nazarudin Ray pada 15 Agu 2019, 09:15 WIB
Diperbarui 15 Agu 2019, 09:15 WIB
Aturan ganjil genap (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Aturan ganjil genap (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Otosia.com Untuk mengurangi tingkat kemacetan dan polusi udara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas sistem ganjil-genap di 16 ruas jalan. Kebijakan ini tidak pelak menimbulkan pro dan kontra lantaran dinilai tidak banyak memberikan dampak pada kelancaran lalu lintas dan pencemaran udara di Ibukota.

Sementara di sisi lain, meski sempat dikhawatirkan akan sedikit mempengaruhi penjualan otomotif di Jabodetabek, sejumlah agen pemegang merek menyatakan aturan baru tersebut tidak membuat masyarakat mengerem untuk membeli kendaraan baru.

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/nzr/ahm)

Tanggapan dari Wuling

Tanggapan dari Wuling

“Mengenai kondisi penjualan, kami melihat banyak faktor yang mempengaruhi hal itu dan kami merasa peraturan ini tidak langsung memberikan dampak (penjualan),” kata Dian Asmahani selaku Senior Brand Manager Wuling Motors.

Sebagai produsen mobil asal Tiongkok, Wuling Motors tetap bersikap positif merespon aturan baru tersebut. “Kami tentu mengikuti dan menghormati setiap peraturan pemerintah yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Dian meyakini bahwa pertumbuhan Wuling di Jabodetabek tidak akan terhambat. Bahkan diperkirakan akan terus naik sejalan dengan diperkenalkannya Almaz 7–seater dengan tekonologi perintah suara berbahasa Indonesia, WIND.

Penjualan Wuling Jabodetabek

Penjualan Wuling Jabodetabek

Jabodetabek sendiri merupakan wilayah yang paling besar menyumbangkan angka penjualan Wuling secara nasional. Pada semester pertama tahun 2019, Jabodetabek menyumbang 46 persen dari total penjualan Wuling.

“Jabodetabek hingga saat ini merupakan daerah dengan kontributor terbesar pada penjualan kami. Dan saat ini kami masih fokus dengan lini produk yang ada, terutama dengan hadirnya varian terbaru Almaz dengan inovasi canggih WIND yang baru saja diluncurkan pada ajang GIIAS 2019,” tutup Dian.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya