Gara-gara Triber, Renault Mulai Agresif Perluas Jaringan Aftersales

Oleh Nazarudin Ray pada 27 Jul 2019, 14:45 WIB
Diperbarui 27 Jul 2019, 14:45 WIB
Renault Triber (Otosia.com/Cornelius Candra)
Renault Triber (Otosia.com/Cornelius Candra)

Otosia.com Jaringan pemasaran dan layanan after sales menjadi momok bagi pemasar mobil-mobil Eropa. Hal ini menjadi salah satu penyebab mobil Eropa sulit bersaing dengan pabrikan Jepang.

Dari segi harga, sebenarnya tidak jauh berbeda, bahkan ada yang di bawahnya. Namun cakupan layanan purna jual dan kemudahan serta harga suku cadang membuat konsumen berpikir dua kali untuk meminang mobil Eropa.

Fenomena ini disadari oleh Renault Indonesia. Di bawah PT Maxindo Renault Indonesia, merek ini sepertinya berharap banyak pada Triber yang small MPV. Selain itu, dari segi fitur tidak kalah dengan lawan sekelasnya dari merek asal Jepang.

 

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/nzr/ahm)

Perluas Jaringan Penjualan

Perluas Jaringan Penjualan

Bahkan harganya di bawah Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander maupun Suzuki Ertiga. Berdasarkan bocoran dokumen Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di GIIAS 2019, estimasi harga Triber termurah adalah Rp135 juta dan termahal Rp155 juta.

Untuk mempermulus langkah jualan Triber, Renault berambisi memperluas jaringan pemasaran dan aftersales ke sejumlah kota potensial dalam beberapa tahun kedepan

“Renault akan memperluas jaringan penjualan hingga 40 outlet eksklusif dan 25 outlet satelit yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Davy J. Tuilan, COO PT Maxindo Renault Indonesia.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya