Cara Mengenali Tanda-tanda Ban Aus dan Minta Diganti

Oleh Redaksi Otosia pada 30 Mei 2019, 19:15 WIB
Diperbarui 30 Mei 2019, 19:15 WIB
Ban mobil (carbuyer.co.uk)
Ban mobil (carbuyer.co.uk)

Otosia.com Mengetahui kondisi ban mobil sebelum melakukan perjalanan cukup penting dilakukan. Hal ini tentunya untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, seperti pecah ban atau risiko kecelakaan karena kondisi ban yang buruk.

Ternyata untuk mengetahui tingkat keausan ban mobil cukup mudah. Mathieu Boonen yang merupakan ahli dalam perawatan mobil asal Amerika membagikan cara tersebut.

Melansir dari Zing, ternyata yang menjadi faktor utama keausan adalah umur ban. Seiring berjalannya waktu, ban akan lebih keras dan mulai retak di beberapa sisi.

 (kpl/ahm)

Tanda khusus keasusan ban

Tanda khusus keasusan ban

Selain umur ban, ternyata penggunaan juga mempengaruhi tingkat keausan. Semakin sering digunakan, apalagi untuk perjalanan jauh, ban akan mudah terkikis dan tipis. Oleh sebab itu, pastikan tapak ban tidak melebihi 1,5 mm. Ini juga bisa menjadi patokan Otolovers terkait layak tidaknya ban digunakan.

Biasanya untuk mengetahui tingkat keausan, setiap pabrikan ban sudah memberikan tanda khusus. Tanda tersebut kerap ditaruh di tengah kembangan ban. Jika ketebalan ban sudah mendekati tanda tersebut, sebaiknya ban segera diganti. Hal ini menandakan ban sudah memiliki tingkat keausan tinggi serta berisiko pecah sewaktu-waktu, apalagi jika terkena paku dan bahan tajam lainnya.

Setidaknya ban harus diganti apabila sudah mencapai 60.000 km, namun tergantung dari jam terbang kendaraan tersebut. Untuk usia ban normal pemakaiannya selama 2-3 tahun.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya