12 Tanda Rambu Lalu Lintas Dilengkapi Arti dan Maksudnya

Oleh Redaksi Otosia pada 03 Jun 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 03 Jun 2022, 17:00 WIB
Ilustrasi rambu lalu lintas (RRI)
Ilustrasi rambu lalu lintas (RRI)

Otosia.com Setiap pengguna jalan tidak bisa melenggang bebas tanpa aturan. Di setiap ujung atau pinggir jalan selalu ada tanda yang perlu dipahami.

Bukan tanpa maksud, tanda rambu lalu lintas itu digunakan untuk dipatuhi sehingga mencegah terjadinya kecelakaan. Bila setiap pengguna jalan tertib, maka sangat memungkinkan kecelakaan fatal diantisipasi.

Tanda rambu-rambu lalu lintas tersebut pun ada banyak macamnya, mulai dari larangan, petunjuk perintah, nomor rute dan lain sebagainya.

Setidaknya ada 12 tanda rambu lalu lintas yang berhasil otosia.com rangkum.

 

 

 

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/sdi)

1. Rambu Lalu Lintas Larangan

Tanda rambu lalu lintas larangan merupakan bentuk pengaturan yang jelas dan tegas. Sama halnya dengan tanda rambu lalu lintas perintah, rambu larangan merupakan rambu yang berfungsi untuk melarang setiap pengguna jalan agar melakukan suatu tindakan-tindakan di dalam ruang lalu lintas jalan, seperti dilarang parkir, dilarang berhenti, dan lain sebagainya.

Tanda rambu lalu lintas larangan ini umumnya memiliki desain warna dasar putih dipadu dengan garis tepi dan kata-kata berwarna merah. Sedangkan lambang, huruf, atau angka yang tertera di permukaan tanda rambu lalu lintas berwarna hitam. Isinya berupa tanda rambu lalu lintas larangan untuk pengguna jalan.

 

2. Rambu Lalu Lintas Petunjuk

Tanda rambu lalu lintas petunjuk merupakan rambu panduan bagi para pengguna jalan seperti rambu petunjuk arah, jurusan, jarak, kondisi lokasi, tempat beribadah, rumah makan, dan lain sebagainya.

Umumnya, desain dari tanda rambu lalu lintas ini bisa dikenali dengan warna dasar hijau, dengan garis tepi, lambang putih, dan huruf atau angka yang berwarna putih.

 

3. Rambu Lalu Lintas Peringata

Tanda rambu lalu lintas peringatan berarti menunjukkan kemungkinan adanya bahaya atau hal-hal yang harus diwaspadai oleh pengguna jalan. Pada tanda rambu lalu lintas peringatan umumnya memiliki desain warna dasar kuning dengan garis tepi, lambang dan huruf atau angka berwarna hitam.

Tanda rambu lalu lintas ini berisikan informasi kondisi jalan yang membutuhkan kewaspadaan lebih dari pengguna jalan. Contoh dari tanda rambu lalu lintas ini seperti peringatan daerah rawan kecelakaan, jalan berliku, atau jalan bergelombang.

 

4. Rambu Lalu Lintas Perintah

Tanda rambu lalu lintas perintah merupakan bentuk pengaturan yang jelas dan tegas tanpa ada arti dan interpretasi lain kecuali yang disampaikan oleh rambu larangan tersebut.

Sifat dari tanda rambu lalu lintas ini perintah, maka tidak benar jika ada interpretasi lain. Semua bentuk perintah rambu tersebut harus dipatuhi oleh pengguna jalan.

Desain tanda rambu lalu lintas ini umumnya berwarna dasar biru, dipadu dengan garis tepi, lambing, huruf, angka, atau kata-kata berwarna putih. Contoh dari rambu ini seperti perintah mengikuti arus, belok kiri langsung, atau batas kecepatan 80km/jam, dan lain sebagainya.

 

5. Rambu Lalu Lintas Tambahan

Papan tanda rambu lalu lintas ini memuat informasi tambahan atau keterangan mengenai waktu tertentu, jarak dan jenis kendaraan sebagai hasil manajemen dan rekayasa lalu lintas.

Contoh, tanda rambu lalu lintas ini biasa bisa ditemui pada rambu berbentuk persegi panjang yang bertuliskan "10 M" dengan tanda arah ke kanan. Untuk tulisan dan simbol dari rambu ini dominan berwarna hitam. Tanda rambu lalu lintas tersebut berarti peraturan berlaku sesuai arah panah ke kanan sejauh 10 meter.

 

6. Rambu Lalu Lintas Rute

Tanda rambu lalu lintas ini berisi petunjuk nomor rute yang digunakan untuk menginformasikan rute angkutan umum, sehingga memudahkan penumpang. Tanda rambu lalu lintas ini berbentuk persegi panjang dengan desain warna hijau dan garis tepi warna putih.

 

7. Dilarang Parkir

Jika melihat rambu dengan huruf dicoret, artinya tak boleh parkir di lokasi tersebut. Tapi sayangnya, tanda rambu lalu lintas ini masih saja ada yang nekat melanggar. Hal itu berpotensi membuat lalu lintas macet. Jika tetap ngotot mau parkir di lokasi yang dilarang, jangan marah jika kendaraanmu dikempesi oleh petugas karena melanggar tanda rambu lalu lintas ini.

 

8. Dilarang Putar Balik

Jika disebuah jalan di tandai dengan rambu dilarang putar balik, bisa jadi itu adalah tempat putar bali dari jalur berlawanan atau mungkin di lokasi tersebut adalah jalan dengan intensitas kecepatan yang tinggi. Makanya, pengendara dilarang putar balik di tanda rambu lalu lintas ini.

 

9. Dilarang Berbelok

Tanda rambu lalu lintas ini juga kerap dilanggar oleh pemotor. Dari anak-anak yang baru bisa naik motor sampai kakek-nenek pun kerap tak patuhi tanda rambu lalu lintas ini. Bagi yang sering melanggar aturan ini, mulailah sadar bahwa tindakanmu itu berbahaya.

 

10. Dilarang Melintas

Biasanya tanda rambu lalu lintas ini dipasang di jalan yang dibuat satu arah. Nah degan dalih supaya lebih dekat dan alasan bodoh lainnya, tanda rambu lalu lintas dilarang melintas ini dilanggar begitu saja.

 

11. Lampu Lalu Lintas

Pelanggaran tanda rambu lalu lintas paling umum saat ini nerobos lampu merah alias lampu lalu lintas. Padahal fungsi tanda rambu lalu lintas berupa lampu ini untuk mengatur alur lalu lintas di persimpangan, supaya tak terjadi kecelaakaan.

 

12. Palang Kereta Api

Bukan tanda rambu lalu lintas saja yang biasa diterobos, tapi palangnya juga. banyak pengendara motor nekat melewati tanda rambu lalu lintas berupa palang pintu kereta api, padahal banyak hal negatif yang bisa didapati oleh si pemotor tersebut.

Penulis: Laudia Tysara

Source: Liputan6.com

 
Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya