Tombol Start-Stop Engine Tertekan Saat Mobil Berjalan, Apa yang Terjadi?

Oleh Redaksi Otosia pada 25 Feb 2021, 14:15 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 14:15 WIB
Tombol start-stop engine (Otosia.com/ Cornelius Candra)
Tombol start-stop engine (Otosia.com/ Cornelius Candra)

Otosia.com Saat ini, sudah banyak mobil yang menggunakan keyless-ignition atau menyalakan mesin tanpa memutar anak kunci. Cara konvensional tersebut sekarang digantikan oleh sebuah tombol Start-Stop Engine.

Lantas, bagaimana jika tombol Start-Stop Engine tidak sengaja tertekan saat mobil sedang berjalan? Kami pun sempat mencobanya di 3 mobil yang berbeda, yakni Nissan Kicks e-Power, Hyundai Palisade, dan MG HS.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/crn)

Next

Hyundai Palisade

Rupanya, ketiga SUV tersebut memberi respon yang sama. Ketika kecepatan kurang dari 10 km/jam, mesin akan mati saat tombol Start-Stop Engine ditekan. Tentu Otolovers yang kendaraannya dilengkapi fitur ini harus berhati-hati.

Pasalnya, jalanan di beberapa kota besar didominasi kemacetan, salah satunya Jakarta. Jangan sampai tombol Start-Stop Engine tertekan dan mesin mobil mati, sehingga mengganggu pengguna jalan lain.

Next

MG HS

Tapi, ketika mobil melaju dengan kecepatan di atas 10 km/jam, misalkan 70 km/jam, perintah untuk mematikan mesin saat tombol Start-Stop Engine ditekan akan diabaikan. Artinya, tidak akan ada respon dari komputer kendaraan.

Ini merupakan salah satu dari fitur keselamatan yang disematkan pada sebuah mobil dengan tombol Start-Stop Engine. Selain mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, potensi kerusakan mesin yang mati secara tiba-tiba juga bisa dihindari.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya