Wanita Memiliki Risiko Cedera Paling Tinggi Dalam Kecelakaan Mobil, Mengapa?

Oleh Redaksi Otosia pada 12 Feb 2021, 20:15 WIB
Diperbarui 12 Feb 2021, 20:15 WIB
Ilustrasi wanita mengemudi (Motor1)
Ilustrasi wanita mengemudi (Motor1)

Otosia.com Mengendarai mobil di jalan raya memang penuh risiko, paling utama tentu adalah kecelakaan. Dan siapa sangka, ternyata wanita memiliki risiko cedera paling tinggi dalam kecelakaan mobil.

Nah, hal itu telah diungkapkan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS). Diketahui, ada beberapa faktor yang menentukan wanita memiliki tingkat risiko cedera yang lebih parah dibanding pria.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

Melansir Motor1, berdasarkan data yang diperoleh, didapatkan persentase bahwa 20% sampai 28% perempuan meninggal saat kecelakaan mobil dan 37-73% terluka parah.

Kondisi ini dipengaruhi oleh mobil yang dikendarai wanita saat terjadi kecelakaan. Kebanyakan wanita lebih memilih untuk mengendarai mobil kecil dan ringan. Karena hal itulah, risiko yang didapat semakin besar.

"Angka-angka menunjukkan bahwa wanita lebih sering mengendarai mobil yang kecil dan ringan dan bahwa mereka lebih mungkin daripada pria untuk mengemudikan kendaraan yang menabrak tabrakan samping dan depan ke belakang," kata Jessica Jermakian, Wakil Presiden IIHS.

Next

Berdasarkan tabrakan yang terjadi dari tahun 1998 hingga 2005, ada sekitar 70% wanita mengalami kecelakaan mobil, sedangkan pria 60%. Kemudian lebih dari 20% pria menabrak truk, sedangkan wanita kurang dari 5%.

Selain itu, IIHS menemukan bahwa perempuan lebih mungkin dua setengah kali menderita cedera kaki sedang dalam kecelakaan.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya