Bukan Pakai Uang, Elon Musk Bilang Beli Tesla Kemungkinan Bisa Pakai Ini

Oleh Redaksi Otosia pada 10 Feb 2021, 09:15 WIB
Diperbarui 10 Feb 2021, 09:15 WIB
Tesla Model S (Topspeed)
Tesla Model S (Topspeed)

Otosia.com Belakangan dunia investasi semakin ramai. Generasi milenial pun semakin melek berinvestasi, entah pada sektor properti, menabung saham, reksa dana, maupun bitcoin.

Investasi itu sudah pasti diharapkan bisa bermanfaat untuk masa depan. Pergerakan pasar tentu bisa memengaruhinya, tapi tampaknya pemilik bitcoin bisa memiliki keuntungan lain.

Sebab, Bos Tesla, Elon Musk baru-baru ini mengumumkan tentang Tesla yang mungkin saja menerima bitcoin sebagai alat pembayaran produk mereka. Itu berarti tak harus menggunakan mata uang yang seharusnya dipakai sebagai alat pembelian.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

(c) Carscoops

Dilansir dari Carscoops, Tesla sendiri mengumumkan bahwa mereka membeli Bitcoin senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 209,8 triliun (Kurs USD 1 = Rp 13.987). Elon Musk pun mengatakan bahwa pembelian itu adalah sebagai cara untuk memberikan fleksibilitas agar bisa mendiversifikasi dan memaksimalkan pengembalian mata uang tunai.

Dia kemudian mengatakan bahwa Tesla mungkin mulai menerima bitcoin sebagai pembayaran untuk kendaraan mereka.

"Mulai menerima bitcoin sebagai bentuk pembayaran untuk produk kami dalam waktu dekat, awalnya akan secara terbatas, yang mungkin kami lakukan atau mungkin tidak dilikuidasi setelah diterima," katanya.

Next

Seperti dilaporkan Reuters, bitcoin yang mereka beli adalah investasi yang menghabiskan biaya sekitar 8 persen dari total kas adn setara kas mereka, yaitu sekitar USD 19 miliar pada akhir tahun 2020 sesuai pengajuan terbaru mereka. Lantaran investasi itu, tampaknya Musk sedikit memengaruhi cryptocurrency.

Dia menuliskan tanda pagar #bitcoin di bio Twitter-nya, dan membuat harga bitcoin naik hampir 20 persen. Menurut CNN, setelah pembelian Tesla itu harga bitcoin melonjak menjadi USD 43.100 atau setara Rp 602 jutaan.

Harga bitcoin itu bahkan lebih mahal dari harga dasar Tesla Model 3. Selain itu, pembelian itu juga membuat harga saham tesla melonjak hampir 2 persen.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya