Dusun Lokasi Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Banjir

Oleh Redaksi Otosia pada 01 Feb 2021, 14:45 WIB
Diperbarui 01 Feb 2021, 14:45 WIB
Pembangunan sirkuit Mandalika (Instagram/MGPA)
Pembangunan sirkuit Mandalika (Instagram/MGPA)

Otosia.com Bencana banjir terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (30/1/2021) sekitar pukul 20.00 WITA. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainal Arifin mengatakan banjir tersebut disertai dengan lumpur.

Banjir turun dari perbukitan menerjang Desa Kuta dan Mertak, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Banjir yang terjadi akhir pekan lalu itu disebut setinggi pinggang orang dewasa.

"Informasi yang kami terima, ketinggian banjir sudah mencapai sepinggang orang dewasa," kata Zainal Arifin melalui pesan singkat WhatsApp yang diterima di Mataram, Sabtu malam, 30 Januari 2021, dikutip dari Antara.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

(c) ANTARA/Handout/aa

Zainal mengatakan bahwa banjir akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam hari juga menyebabkan jembatan ayng menghubungkan Kuta-Mataram tidak bsia dilewati. Pasalnya, arus air deras turun dari atas perbukitan.

Ada 12 dusun di Desa Kuta yang terdampak banjir, termasuk Dusun lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika untuk persiapan gelaran MotoGP Indonesia. Wilayah yang terdampak itu yakni Dusun Emate, Mong 1, Merendeng, Engalung, Kuta 1, Kuta 2, Kuta 3, Rangkap 1, Rangkap 2, Ujung Lauk, Relokasi HPL 94, Ketapang, Baturiti, dan Banut yang menjadi pembangunan sirkuit Mandalika.

Next

Sementara itu ada 8 Dusun yang terdampak banjir di Desa Mertak, uakni Dusun Monton Denong, Serenang, Pako, Mertak, Bumbang, Batu Goleng, Takar-Akar, dan Awang. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun jumlah warga terdampak banjir.

Tim BPBD Kabupaten Lombok Tengah sudah turun ke lokasi untuk mendata sekaligus membantu warga yang rumahnya tergenang air bercampur lumpur.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya