Kendaraan Baru Seret, Balai Lelang Justru Banjir Penjualan

Oleh Redaksi Otosia pada 28 Des 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 28 Des 2020, 16:15 WIB
Kendaraan bekas yang dilelang (Istimewa)
Kendaraan bekas yang dilelang (Istimewa)

Otosia.com Menjelang tutup tahun perburuan kendaraan di balai lelang meningkat, baik mobil maupun sepeda motor. Berdasarkan catatan platform lelang otomotif PT JBA Indonesia, hingga akhir tahun diprediksi kendaraan bekas yang berhasil dilelang bisa menembus 200 ribu unit.

Sepanjang Januari hingga 10 Desember 2020, JBA Indonesia berhasil melelang kendaraan bekas sebanyak 100 ribu unit.

"Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga tutup tahun 2020, mengingat JBA masih mengadakan lelang hingga minggu terakhir Desember," kata Deny Gunawan, Chief Operating Officer PT JBA Indonesia.

 

 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

Menurut dia, meski pandemi, rupanya tren maupun pembeli kendaraan bekas di tahun 2020 justru meningkat tajam. JBA mencatat jumlah pembeli kendaraan bekas melonjak hingga 75 persen dibandingkan tahun 2019.

"Ini terjadi karena semakin banyak masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi untuk memudahkan mobilitas selama pandemi dan mengurangi risiko dari menaiki transportasi umum," katanya.

Sebaliknya, angka pembelian mobil baru justru menurun cukup signifikan dibandingkan tahun 2019. Berdasarkan data Gaikindo lima merek terlaris di Indonesia, yaitu Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi, mencatatkan penurunan penjualan hingga lebih dari 50 persen per bulan Oktober 2019, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

 

Next

Trik jual beli lelang

konsumen lelang mobil bekas (Istimewa)

Tingginya permintaan kendaraan bekas di pelelangan tidak terlepas dari program jual beli dan pelunasan yang ditawarkan perusahaan lelang. Misalnya Flexi Pay, yang memungkinkan pembeli mobil bekas untuk melakukan pelunasan hingga 28 hari kalender.

Ada juga Quick Pa, sebuah layanan khusus untuk penitip mobil pribadi atau yang disebut dealer. Hal ini memungkinkan penitip mobil perseorangan untuk mendapatkan hasil penjualan lebih cepat, yaitu di hari lelang atau maksimal H+1 lelang.

Lalu Instant Pay yang menyasar penitip mobil pribadi. Instant Pay memungkinkan penitip mobil pribadi langsung mendapatkan pembayaran hingga 70 persen dari total harga pada hari yang sama mobil dititipkan di pool JBA untuk dilelang.

 

Next

Program lain adalah Booking Price, yang memudahkan member JBA untuk mengajukan penawaran harga sebelum sesi lelang dimulai. Harga yang dibayarkan akan menjadi jauh lebih murah, terlebih jika tidak ada pihak lain yang menawar lebih tinggi dari jumlah yang diajukan, sehingga peluang untuk mendapatkan kendaraan yang diinginkan pun lebih besar.

"Harga dapat ditentukan atau bahkan diubah peserta lelang yang telah terdaftar maksimal hingga 30 lot sebelum unit tersebut mulai dilelang," ungkapnya.

Terakhir, On-Off Bid, layanan yang berfungsi untuk mengurangi risiko kesalahan, masalah pada sistem pengguna, atau ketidaksengajaan menawar unit yang salah.

"Di sini peserta lelang dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur On-Off Bid pada layar gadget saat lelang sedang berlangsung," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya