Teknologi Hybrid Akan Dibenamkan ke Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia?

Oleh Redaksi Otosia pada 21 Des 2020, 09:15 WIB
Diperbarui 21 Des 2020, 09:15 WIB
Toyota Avanza (Toyota)
Toyota Avanza (Toyota)

Otosia.com Siapa yang tak kenal Toyota Avanza? Populasi MPV ini sangat besar di Indonesia, bahkan sampai mendapat julukan "Mobil Sejuta Umat".

Popularitas Toyota Avanza tak terlepas dari harga terjangkau, mesin bandel, dan kapasitas hingga 7 orang. Selain itu, pabrikan asal Jepang itu memiliki jaringan dealer yang tersebar nyaris di seluruh wilayah Indonesia.

Menariknya, ada rumor bahwa Toyota Avanza akan mendapat mesin hybrid. Isu ini santer terdengar setelah PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berencana untuk menggunakan sistem yang sama pada 2022 mendatang.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/crn)

Next

Daihatsu Xenia

"Pada dasarnya kami kan grup Toyota. Kalau secara teknologi hybrid yang dipakai Daihatsu sama seperti Toyota," kata Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra pada jumpa pers virtual, Kamis (17/12/2020).

Sebagai gambaran, kolaborasi antara Toyota dan Daihatsu di Indonesia tidak menghasilkan mobil yang cukup banyak. Total, mereka telah mengisi 4 segmen, yakni Low SUV, Low MPV, LCGC 5-seater, dan LCGC 7-seater.

Memang, kedua pihak, baik Toyota maupun Daihatsu masih belum memberi informasi terkait mobil tersebut. Tampaknya cukup berat untuk menghadirkan mesin hybrid di segmen LCGC. Pasalnya, predikat mobil murah akan hilang seketika saat mendapat teknologi ramah lingkungan yang cukup mahal tersebut.

Next

Toyota Rush

Artinya, kandidat terbesar produk kembar Toyota-Daihatsu untuk dijejali mesin hybrid hanyalah Toyota Rush-Daihatsu Terios dan Toyota Avanza-Daihatsu Xenia. Hal ini sebenarnya sejalan dengan misi PT Toyota Astra Motor (TAM) yang ingin membuat harga mobil hybrid semakin terjangkau.

"Mengenai detailnya memang belum ada. Tapi, TAM terus mempelajari peluang pasar otomotif dan kebutuhan konsumen. Jadi bisa saja elektrifikasi kendaraan di Toyota semakin bertambah, tak hanya di segmen premium, tapi juga kelas medium," terang Anton saat dihubungi redaksi Otosia.

Ia juga menyebut bahwa harga mobil hybrid juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. Pasalnya, mereka yang berwenang untuk memberikan insentif atau pun keleluasaan terkait regulasi LCEV (Low Cost Electric Vehicle), berikut dengan PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah).

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya