Terjatuh Saat Pimpin Balapan MotoGP Teruel, Takaaki Nakagami: Sangat Memalukan

Oleh Redaksi Otosia pada 26 Okt 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 26 Okt 2020, 11:15 WIB
Takaaki Nakagami (Instagram/@takanakagami)
Takaaki Nakagami (Instagram/@takanakagami)

Otosia.com MotoGP Teruel yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (25/10) kemarin benar-benar mengecewakan bagi pembalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami.

Pasalnya Takaaki Nakagami terjatuh di lap pertama. Padahal pembalap asal Jepang itu berhasil star terdepan dan sempat memimpin jalannya balapan.

Melansir Crash.net, Nakagami mengaku sangat kecewa atas insiden itu. Bahkan Ia menyebut jika kecelakaan itu benar-benar memalukan.

"Sungguh memalukan bahwa satu kesalahan merugikan kami secara besar-besaran," kata Nakagami.

"Bahkan sekarang aku tidak percaya bagaimana aku melakukan kesalahan itu, jadi aku kecewa pada diriku sendiri," tambahnya lagi.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/ahm)

Next

Takaaki Nakagami mengaku mendapatkan tekanan besar di balapan kemarin hingga membuatnya melakukan tindakan ceroboh. Apalagi Ia pertama kali start dari posisi terdepan sekaligus memimpin balapan.

"Sungguh perasaan yang luar biasa berada di posisi terdepan, tetapi di sisi lain itu adalah tekanan yang luar biasa," katanya.

"Ini pertama kalinya saya merasakan tekanan luar biasa dari luar, pertama kali (pada posisi terdepan) dan pertama kali memimpin balapan, hanya mungkin selama 10 detik, dan saya tidak bisa mengaturnya. Inilah alasan mengapa saya melakukan kesalahan bodoh," jelasnya lagi.

Next

Insiden itu terjadi karena kesalahan Takaaki Nakagami sendiri. Ia terlalu melebar saat menikung dan mengerem secara agresif, serta tidak memperhitungkan isi tangki bahan bakar yang masih penuh.

"Saya tahu bahwa Franco ada di belakang dan itulah mengapa saya harus menutup peluang dari tikungan 1, 2, 3, dan juga 4 untuk menyelamatkan posisi. Di Tikungan 4 saya sedikit masuk, kemudian di pengereman untuk Tikungan 5 saya sedikit di luar (garis), "kata Nakagami.

Next

"Itu kesalahan yang mudah dan kemudian saya tidak bisa mengendalikan (situasi) dengan sangat baik. Pengereman saya terlalu tajam. Tiba-tiba saya mengunci bagian depan dan jatuh," tambahnya lagi.

"Itu adalah kesalahan yang sangat bodoh. Saya tidak tahu mengapa pada saat itu saya melakukan seperti ini dan saya hanya bisa mengatakan saya terlalu cepat dan saya tidak bisa mengontrol kecepatan, juga tekanan pengereman. Saya tidak terkendali, jadi itu dia penyebabnya," jelasnya lagi.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya