Kabur dari Penyekatan Polisi, Pengendara Moge Ini Geber Motornya hingga 250 Km/jam

Oleh Redaksi Otosia pada 04 Sep 2020, 14:15 WIB
Diperbarui 04 Sep 2020, 14:15 WIB
Pemotor Kawasaki Ninja ZX-10R (Cartoq.com)
Pemotor Kawasaki Ninja ZX-10R (Cartoq.com)

Otosia.com Ketika polisi sedang melakukan operasi di jalan raya, setiap pengendara yang dihentikan wajib untuk berhenti. Namun, bagi para pelaku pelanggar lalu lintas, berhenti adalah malapetaka. Alhasil, terkadang mereka malah nekat terobos barikade polisi.

Melansir dari Cartoq, hal itulah yang juga dilakukan oleh tiga pengendara motor gede (moge) Kawasaki Ninja ZX-10R di sebuah jalan layang di Panipat, India.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/ahm)

Next

Ketika melihat beberapa polisi yang melakukan penyekatan, dua pemotor moge langsung tancap gas. Bahkan salah satu dari mereka ada yang sampai dipukul pakai cone lalu lintas. Usai lolos dari penyekatan tersebut, keduanya sampai menggeber motornya hingga kecepatan 250 km/jam.

Namun berbeda nasib dengan pengendara moge satunya atau yang paling di belakang. Sebab ia mau tak mau harus berhenti ketika polisi meletakkan pistol di kepalanya. Setelah itu, pemotor tersebut diminta untuk memanggil dua rekannya tadi.

Next

Setelah dirinya melakukan negosiasi dengan polisi selama satu jam, pemotor tadi akhirnya dibebaskan. Hanya saja harus membayar denda mencapai RS2.000 atau sekitar Rp400 ribuan (Kurs RS1=Rp201).

Rupanya para pemotor superbike memang dilarang melintas di jalan tersebut. Ini disebabkan karena telah terjadi kecelakaan di lokasi tersebut. Selain itu juga terkait larangan berpergian keluar rumah saat pandemi Corona.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya