Gara-gara Mobil Kredit, Anggota Ormas dan Debt Collector di Tangerang Baku Hantam

Oleh Redaksi Otosia pada 15 Jul 2020, 18:15 WIB
Diperbarui 15 Jul 2020, 18:15 WIB
Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com
Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com

Otosia.com Telah terjadi perkelahian antara tiga anggota Ormas dan kelompok juru tagih (debt collector) di lapangan PWS, Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Perkelahian itu menyebabkan salah satu anggota Ormas berinisial ML Kritis. Dirinya mendapatkan luka tusukan.

Melansir Merdeka.com, Kapolres Kota Tangerang, Kombes Ade Ary mengatakan, keributan itu bermula saat kelompok juru tagih mendatangi kendaraan yang menunggak pembayaran cicilannya selama 8 bulan.

"Kejadian itu sekitar pukul 19.30 WIB pada Selasa malam. Saat itu, debt collector hendak menarik kendaraan yang menunggak. Namun pengendara tetap mempertahankan, dan menego untuk membayar sebesar Rp 1 juta, dari situlah terjadi keributan," katanya dikonfirmasi, Rabu (15/7).

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

Atas kejadian tersebut, tiga orang dari kelompok ormas yang membantu debitur menjadi korban.

"M. Latifulloh, mengalami 6 luka tusukan di punggung belakang, Mumu Mufakir mengalami luka robek di bagian kepala, Marzuki mengalami luka bagian tangan kiri dan satu korban dari pihak debt collector atas nama Joni Sius dengan luka robek di kepala. Saat ini para korban luka di bawa ke RS Ciputra Hospital, Cikupa," jelas dia.

Next

Selanjutnya, Ade menerangkan bahwa dua kelompom yang terlibat tindakan itu saling lapor ke Polres Kota Tangerang.

"Adapun perkembangan saat ini, pihak debt collector sudah datang ke Polres untuk membuat LP dan pihak debitur bersama kuasa hukumnya saat ini juga berada di Polresta Tangerang untuk membuat LP," tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya