Rawat Sensor Oksigen Agar Performa Kendaraan Tetap Terjaga

Mobil modern saat ini punya modal segudang teknologi untuk mengatur dan menjaga performa kendaraan. Namun, tentu saja teknologi tersebut memerlukan manusia agar dapat terus berfungsi dengan baik.

Selasa, 05 Agustus 2014 10:30
Sensor oksigen (Foto: Istimewa)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Mobil modern saat ini punya modal segudang teknologi untuk mengatur dan menjaga performa kendaraan. Namun, tentu saja teknologi tersebut memerlukan manusia agar dapat terus berfungsi dengan baik.

Salah satu teknologi yang terdapat pada kendaraan saat ini adalah sensor oksigen. Sensor oksigen merupakan perangkat yang didesain untuk mendeteksi dan mengukur jumlah oksigen yang keluar dari pembuangan.

Sensor oksigen akan memberitahu ECU jika kadar oksigen keluar secara berlebihan atau terlalu sedikit. Oksigen yang terlalu banyak berisiko menurunkan performa bahkan dapat merusak komponen mesin. Begitu pula kadar oksigen yang terlalu rendah, hal ini mengindikasi bahan bakar yang keluar terlalu banyak sehingga terjadi pemborosan bahan bakar dan berisiko merusak konverter katalisator.

Karena lokasi sensor oksigen yang terekspos langsung dengan sisa pembuangan, perangkat ini rentan mengalami kerusakan. Biasanya permasalahan yang paling sering terjadi adalah sensor oksigen yang tertutupi jelaga sisa pembuangan. Jika hal tersebut terjadi, performa kendaraan akan menurun bahkan berisiko mengalami kemogokan.

Normalnya sensor oksigen sapat bertahan hingga jarak 50 ribu kilometer bahkan 100 ribu kilometer, namun hal tersebut tergantung kondisi. Oleh karena itu, merawat mesin secara teratur agar hasil sisa pembuanan terap stabil dan baik mampu menjaga umur sensor oksigen. Jika sensor oksigen terlanjur mengalami kerusakan, tidak ada yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya selain mengganti dengan yang baru.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/fid/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami