Putus Penyebaran COVID-19 Tak Cukup Cuma Pakai Pembatasan Transportasi

Pembatasan transportasi saja disebut tak cukup untuk menekan penularan COVID-19. Harus ada aturan yang jelas untuk mengatur pergerakan masyarakat dari hulu ke hilir.

Rabu, 07 April 2021 19:15
Putus Penyebaran COVID-19 Tak Cukup Cuma Pakai Pembatasan Transportasi Ilustrasi terminal bus (Liputan6.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Upaya untuk memutus rantai penulara COVID-19 dilakukan dengan berbagai cara. Tahun ini, pemerintah kembali melarang aktivitas mudik Lebaran 2021 agar tak terjad lonjaka kasus positif COVID-19.

Selain itu, pembatasan transportasi baik dari keterisian penumpang maupun jam operasional pun akan dilakukan. Kendati demikian, Staf Menteri Perhubungan Adita Irawati menyebut, pembatasan transportasi saja tak cukup menekan penambahan kasus Virus Corona.

Harus ada aturan yang mengatur pergerakan masyarakat dari hulu ke hilir. Hal ini disampaikan dalam diskusi daring BNPB, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

"Orang bepergian tujuannya macam macam mungkin kepentingan bisa sekolah, bekerja, silaturahmi dan lain lain. Kalau ini tidak diatur, pembatasan transportasi saja tidak cukup. Jadi perlu ada satu ketentuan yang sifatnya komplit dari hulu ke hilir agar pergerakan orang ini tetap bisa kita kendalikan," jelasnya.

1 dari 2 Halaman

Kementerian Perhubungan terus melakukan pendekatan secara struktural dan persuasif kepada masyarakat. Agar tidak melakukan perjalanan apabila tidak ada hal-hal yang mendesak untuk dilakukan.

Upaya Menekan Pemudik

Pendekatan struktural dilakukan dengan membuat aturan-aturan secara jelas mengenai syarat perjalanan yang harus dilengkapi apabila ada perjalanan antar kota. Hal ini merujuk pada Surat Edaran Satuan Tugas mengenai petunjuk pelaksanaan perjalanan.

"Memang ada pendekatan yang bisa kita lakukan secara struktural dengan membuat aturan. Kita benar-benar menyaring orang sehat dan tidak punya potensi menularkan. Itu kita lakukan dan itu dibekali aturan. Ada surat edaran petunjuk pelaksanaan transportasi," jelasnya.

2 dari 2 Halaman

Kemudian dari sisi pendekatan persuasif, kata Adita, pemerintah gencar memberikan imbauan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan antisipasi penularan Covid-19 dengan mengurangi pergerakan. Hal ini bekerja sama dengan tenaga kesehatan, kementerian dan lembaga pemerintah.

"Kedua yang tidak lepas dari pendekatan persuasif seperti imbauan, sosialisasi dan edukasi juga tentang perlunya membatasi pergerakan selama pandemi. Kita tidak bisa bekerja sendiri tapi bekerjasa sama dengan nakes. Kita selalu konsisten mengimbau agar tak banyak bergerak," tandasnya.

Reporter: Anggun P Situmorang

Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami