Punya Versi Facelift, Harga Toyota Sienta Bekas Masih Tinggi

Toyota Sienta facelift sudah dirilis. Harganya tak berubah, masih sama dengan versi sebelumnya. Sedangkan harga Toyota Sienta bekas juga masih tinggi.

Jum'at, 06 September 2019 09:15
Punya Versi Facelift, Harga Toyota Sienta Bekas Masih Tinggi Toyota Sienta (Toyota)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Tidak seperti para saudaranya, Toyota Sienta tidak terlalu populer di pasar Indonesia. Baru-baru ini, Toyota juga diam-diam merilis versi facelift Sienta.

Wajah barunya sedikit menyegarkan dan ada penambahan fitur. Tapi harganya tidak berubah, masih sama dengan versi sebelumnya. Kecauali tipe E yang tak lagi diteruskan.

Menurut OTO.com, meski tidak terlalu populer, versi bekas Sienta punya harga yang masih tinggi. Rata-rata di bawah Rp 200 juta, untuk Sienta paling muda tahun 2017. Sedangkan tahun 2018 berkisar Rp 200 juta.

Varian Q dengan transmisi CVT jadi yang termahal. Untuk 2017 bisa didapat dengan mahar Rp 185 - 190 jutaan. Sementara tipe varian V lebih banyak di pasaran. Harga Sienta V bekas Rp 170 - 180 jutaan. Itu kisaran untuk model rilisan 2017. Tahun lebih tua, 2016 tentu lebih murah. Sedang varian tipe E paling bawah, harganya Rp 160 jutaan.

Banderol tersebut masih tergolong tinggi, namun wajar. Lantaran rata-rata Sienta bekas masih ditawarkan dengan kondisi yang baik. Itu juga jadi salah satu alasan harga Sienta bekas cukup stabil. Tapi apakah layak untuk dibeli? Kalau memang targetnya spesifik Sienta dan dananya tak sampai Rp 200 juta, tentu layak.

 

1 dari 1 Halaman

Keunggulan Toyota Sienta

Keunggulan Toyota Sienta

Terlepas dari kurang populernya Sienta, produk MPV itu punya sejumlah keunggulan. Apalagi melihat entitasnya sebagai mobil keluarga, Sienta menawarkan kenyamanan dan kepraktisan. Pintu samping model geser, pintu bagasi besar, konfigurasi pelipatan kursi fleksibel dan ruang kaki lapang jadi kelebihan yang ditawarkan Sienta. Makanya cocok untuk dipakai keluarga, seperti untuk ibu yang menjemput anaknya.

Jantung mekanis juga diunggulkan. Menawarkan performa dan efisiensi sekaligus. Mesin 2NR-FE 4-silinder 1,5 liter Dual VVT-i, bisa dipilih transmisi manual 6-speed atau CVT 7-speed dengan sport sequential. Fitur safety, ada tiga airbag (tambahan airbag lutut pengemudi) dan ABS+EBD+BA. Tipe Q lebih spesial, ada tambahan hill start assist (HSA) dan vehicle stability control (VSC). Ftur hiburannya cukup, layar sentuh 7 inci dengan beragam konektivitas, mulai tipe G.

Entah alasan apa Sienta kurang populer. Padahal Toyota sampai merakitnya secara lokal (CKD) untuk bisa menawarkan produk asal Jepang itu bagi masyarakat Indonesia. Mungkin karena Sienta terkesan tanggung, baik dari segi harga dan fitur. Sehingga secara value keseluruhan kurang diminati.

Pada varian tengah Sienta, contohnya, punya banderol sama dengan Toyota Rush. Meski dari segi jantung mekanis lebih unggul Sienta. Lagi, kalau bertanya layak atau tidak membeli Sienta bekas, jawabnya tentu masih layak. Namun alternatifnya banyak di rentang harga dan fitur yang ditawarkan. Kembali pada preferensi dan kebutuhan masing-masing.

Sumber: OTO.com

 

(kpl/tys)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami