PSBB Transisi Diperpanjang, Aturan Ganjil Genap Masih Ditiadakan di DKI Jakarta

Aturan ganjil genap ditiadakan seiring perpanjangan masa PSBB Transisi di DKI Jakarta

Senin, 09 November 2020 19:15
PSBB Transisi Diperpanjang, Aturan Ganjil Genap Masih Ditiadakan di DKI Jakarta Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (10/7/2020). Pembatasan pegerakan kendaran dengan ganjil genap itu akan kembali ditiadakan mulai Senin (14/9/2020) bersamaan dengan penerapan PSBB seperti awal pandemi Covid-19. (Liputan6.com/F

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Seiring perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta hingga 22 November mendatang, sistem ganjil-genap (gage) masih tidak diberlakukan. Hal ini disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

"Dengan diperpanjangnya masa PSBB transisi Provinsi DKI Jakarta, maka pembatasan kendaraan bermotor denganis stem ganjil-genap (gage) tetap tidak diberlakukan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, dilansir NTMC Polri.

1 dari 3 Halaman

Meski kasus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta mengalami penurunan, Pemprov tetap memperpanjang PSBB transisi mulai Senin, 9 November hingga 22 November 2020.

Disampaikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, keputusan itu tertuang dalam Kepgub DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020 yang mengatur perpanjangan pemberlakuan masa pembatasan sosial berskala besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

“Seperti kita ketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat (emergency brake policy) bila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan, sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan,” tutur Anies.

2 dari 3 Halaman

Kasus Covid-19 di DKI Jakarta

Sebelumnya, Pemprov DKI mencatat penurunan signifikan dari kasus Covid-19 aktif sebesar 55,5 persen selama 14 hari terakhir yaitu 12.481 pada 24 Oktober menjadi 8.026 pada 7 November 2020. Dengan alasan itu, PSBB Transisi pun diperpanjang.

"Berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi kali ini, kondisi wabah Covid-19 DKI Jakarta lebih terkendali dan menuju kategori aman. Justru sekarang harus makin waspada, jangan sampai karena melihat kondisi penularan melambat lalu jadi tidak disiplin. Ingat, masih terjadi penularan meskipun melambat. Jadi, harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan khususnya 3M," ungkap Gubernur Anies, Minggu (8/11/2020).

3 dari 3 Halaman

Tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 90,7 persen pada 7 November 2020, sedangkan pada setiap dua pekan sebelumnya berada di angka 78,9 persen (26/9); 82,3 persen (10/10); dan 85,4 persen (24/10).

Selain itu, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1 persen pada 7 November dan 24 Oktober 2020. Hal itu menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya, yaitu 2,4 persen (26/9) dan 2,2 persen (10/10).

Penulis: Dian Tami Kosasih

Sumber: Liputan6.com

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami