Produksi Mobil Jepang Berkurang 1 Juta Unit Akibat Kelangkaan Chip Semikonduktor

Kelangkaan chip semikonduktor membuat berbagai produsen otomotif Jepang untuk mengurangi dan bahkan, berhenti produksi mobil.

Selasa, 14 September 2021 21:15
Produksi Mobil Jepang Berkurang 1 Juta Unit Akibat Kelangkaan Chip Semikonduktor Ilustrasi produksi mobil (Toyota)

Editor : Arendra Pranayaditya

Otosia.com - Kelangkaan chip semikonduktor terus berlanjut dan membuat pusing produsen otomotif Jepang. Akibat kelangkaan komponen yang terkait dengan kelistrikan tersebut, menghambat kelancaran proses produksi kendaraan.

Menurut laporan dari Nikkei Asia via paultan.org, Senin (13/9/2021), karena kesulitan mendapatkan pasokan chip semikonduktor sebagai efek pandemi COVID-19, produsen otomotif Jepang mengurangi produksi mereka hingga sebanyak 1 juta unit. 

1 dari 4 Halaman

Pabrik otomotif Jepang stop produksi

Salah satu brand yang merasakan dampak cukup besar dari persoalan tersebut adalah Toyota. Pada 10 Septermber lalu, mereka mengabarkan akan mengurangi jumlah produksi mobil secara global.

Dari target total produksi mobil sebanyak 9.3 juta unit, Toyota melakukan pengurangan menjadi 9 juta unit akibat kesulitan mendapatkan chip semikonduktor.

2 dari 4 Halaman

Selain itu ada beberapa merek Jepang lainnya yang mengalami kesulitan serupa. Misalnya Suzuki. Merek berlogo "S" ini terpaksa harus mengurangi volume produksi sebanyak 350.000 unit.

Produksi Suzuki yang dihentikan sementara berasal dari pabrik mereka di Jepang, Thailand dan Hungaria. Namun di India, sebagai salah satu pasar terbesar, pabrik Suzuki masih tetap beroperasi dengan kapasitas operasional maksimal 40%.

3 dari 4 Halaman

Sedangkan Nissan telah mengumumkan untuk memangkas produksi mobil sebanyak 250.000 unit, dan Honda mengurangi 150.000 unit. Merek lainnya, Mazda, Mitsubishi, serta Subaru telah menyetop produksi.

Jika digabungkan, seluruh pabrik otomotif Jepang yang mengurangi produksi, angkanya mencapai 1,05 juta unit.

4 dari 4 Halaman

Inden 4 tahun

Masalah chip semikonduktor juga berdampak pada inden Toyota Land Cruiser 300 terbaru di sejumlah negara.

SUV yang belum lama dirilis secara global itu harus dihentikan produksinya karena di saat serta permintaan global yang cukup tinggi, melebihi volume produksi.

Akibatnya inden Toyota Land Cruiser mencapai 4 tahun. Bahkan Toyota sendiri belum bisa memastikan pengiriman unit untuk pasar Australia.

(kpl/dit)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami