Potret Jalan 'Tempo Dulu vs Sekarang' Ini Bikin Terenyuh, Serasa Balik ke Masa Lalu

Setiap tekuk jalanan di Indonesia punya cerita sendiri dan menjadi saksi bisu perkembangan Tanah Air. Foto-foto #JejakTapakRoda berikut adalah contoh betapa sejarah telah mengubah Nusantara.

Senin, 27 Januari 2020 12:33
Potret Jalan 'Tempo Dulu vs Sekarang' Ini Bikin Terenyuh, Serasa Balik ke Masa Lalu Foto jalanan tempo dulu (istimewa)

Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Setiap inchi jalanan Indonesia adalah saksi bisu, seberapa jauh dan panjangnya Indonesia berkembang hingga sekarang. Ketika zaman semakin modern, potret-potret lawas jalanan Nusantara ini makin menarik untuk dikulik. 

Pun tidak akan cukup dengan satu tulisan saja untuk mengumpulkan setiap potret jalan Indonesia dan membuka kembali memori tentang siapa saja yang melewati jalan tersebut. Lewat Jejak Tapak Roda (#JejakTapakRoda), Redaksi Otosia.com berusaha mengembalikan beberapa kenangan masa lalu jalanan di Indonesia. 

Berikut contoh jalanan Indonesia 'Tempo Dulu vs Sekarang' yang pastinya akan membuat Kamu serasa kembali ke beberapa puluh tahun lalu. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1 dari 15 Halaman

1. Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Surabaya

Jalan Tunjungan, Surabaya (Bintoro Hoepoedio)

 

Dahulu (atas) bernama Oranjehotel te Soerabaja, ca 1923, kemudian berubah (tengah) menjadi Het Oranjehotel te Soerabaja, ca pada tahun 1936. Hingga tahun 2019 lalu (bawah), jalanan tersebut menjadi daerah Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Surabaya. 

 

2 dari 15 Halaman

2. Jalan Cagak Nagreg, Bandung

Jalan Cagak Nagreg Bandung (Dodi Dok)

Ini merupakan Jalan Cagak Nagreg, Bandung. Ke arah kiri merupakan jalur menuju Ciawi, Tasikmalaya, sedangkan ke kanan menuju ke Garut.

3 dari 15 Halaman

3. Jalan Semeru, Kota Malang

Jalan Semeru, Kota Malang (Bintoro Hoepoedio)

Zaman dahulu, (atas) merupakan kawasan Christelijke MULO-school te Malang, ca 1935. Kemudian hingga (bawah) menjadi SMK Bina Cendika, yang tepatnya ada di Jalan Semeru, Kota Malang.

 

4 dari 15 Halaman

4. Jalan Pahlawan, Surabaya

Jl Pahlawan, Surabaya (Bintoro Hoepoedio)

Dulunya (atas) jalan ini bernama De Gemblongan te Soerabaja tahun 1894. Setelah itu berganti nama (bawah) menjadi Jl Pahlawan, Surabaya (Foto diambil tahun 2019).

 

5 dari 15 Halaman

5. Perempatan Jalan Super Semar - Jalan Kapten Tendean, Kediri

 Perempatan Jalan Super Semar - Jalan Kapten Tendean, Kediri (Bintoro Hoepoedio)

 

Dulunya (foto atas tahun 1935), merupakan daerah Post van een verkeersagent op het kruispunt Aloenstraat, Insulindestraat, Hoofdstraat en Ringinsirahstraat te Kediri. Lalu, berubah menjadi perempatan Jalan Super Semar - Jalan Kapten Tendean, Kediri (foto tahun 2017)

6 dari 15 Halaman

6. Jalan di dekat Jembatan KA, Jalan Panglima Sudirman, Malang

Jembatan KA, jl Panglima Sudirman, Malang (Bintoro Hoepoedio)

Jalan ini berada di bawah jembatan yang dulunya bernama Spoorbrug bij Bangil bij Pasoeroean (foto tahun 1900). Kini (bawah), menjadi Jembatan Kereta, Jalan Panglima Sudirman, Malang (foto tahun 2019)

 

7 dari 15 Halaman

7. Bundaran Simpang Tiga, Madiun

Bundaran Simpang Tiga, Madiun (Bintoro Hoepoedio)

Nama tempat ini (atas) dulunya Stationsweg te Madioen (foto tahun 1935) dan kini menjadi Bundaran Simpang Tiga, Madiun (foto tahun 2017)

 

8 dari 15 Halaman

8. Jalan Jembatan Lama, Kediri

 Jalan Jembatan Lama, Kediri (Bintoro Hoepoedio)

Jalan ini (atas) dulunya bernama Brantasbrug te Kediri (foto tahun 1930), dan kini lebih dikenal dengan Jalan Jembatan Lama, Kediri (foto tahun 2015)

 

9 dari 15 Halaman

9. Gereja Hati Kudus Yesus,  Jalan Jenderal Basuki Rahmat, MalangJalan Jenderal Basuki Rahmat, Malang (Bintoro Hoepoedio)

 

Daerah ini dulunya (atas) memiliki nama Kajoetangan met de rooms-katholieke Heilig Hartkerk te Malang (foto tahun 1935). Ketika Kota Malang semakin modern, (foto bawah tahun 2019) daerah ini dikenal dengan Gereja Hati Kudus Yesus, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Malang.

10 dari 15 Halaman

10. Jl A Yani, Bondowoso

 

Jalan Ahmad Yani, Bondowoso (Bintoro Hoepoedio)

Foto atas dulunya memiliki nama Djemberweg te Bondowoso. Foto diambil tahun 1925. Saat ini, daerah itu bernama Jalan Ahmad Yani, Bondowoso (foto tahun 2018)

11 dari 15 Halaman

11. Jalan Raya Telaga, Sarangan

Jalan Raya Telaga, Sarangan (Bintoro Hoepoedio)

Foto atas merupakan Het meer van Sarangan op de zuidhelling van de Lawoe bij Magetan, diambil sekitar tahun 1920 1940. Jalan tersebut lantas berubah menjadi (bawah) Jalan Raya Telaga, Sarangan (foto tahun 2015)

 

 

12 dari 15 Halaman

12. Jalan Merdeka Utara, Malang

Jalan Merdeka Utara, Malang (Bintoro Hoepoedio)

Dulu namanya Aloen-aloen te Malang (foto tahun 1920) dan sekarang punya nama Jalan Merdeka Utara, Malang (foto tahun 2018)

 

 

13 dari 15 Halaman

13. Jalan Gajah Mada, Sidoarjo

 

Jalan Gajah Mada, Sidoarjo (Bintoro Hoepoedio)

Foto atas merupakan daerah Ingang van de kazerne van de veldpolitie te Sidoardjo di tahun 1922. Saat ini, lebih terkenal dengan nama Jalan Gajah Mada, Sidoarjo (foto tahun 2017)

 

14 dari 15 Halaman

14. Jalan Suropati, Kota Batu

Jalan Ngaglik, Jalan Suropati (Agus Winaryo?) 

 

 

15 dari 15 Halaman

15. Kota Tomohon (Sulawesi Utara)

 

Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Rizq)?

(kpl/sdi)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami