Polisi Tangkap Sopir Suzuki Ertiga yang Halangi Laju Ambulans

Pengemudi Suzuki Ertiga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia ditangkap polisi setelah menghalangi laju ambulans.

Minggu, 25 Juli 2021 08:15
Polisi Tangkap Sopir Suzuki Ertiga yang Halangi Laju Ambulans Pengemudi Ertiga halangi laju ambulans (Cartoq)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Sebuah video menunjukkan aksi pengemudi Maruti Suzuki Ertiga yang disebut secara sengaja menghalangi laju ambulans. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Nasional 66 antara Thokkottu dan Pumpwell, di distrik Dakshina Kannada, India.

Dilansir dari Cartoq, kini pengemudi Suzuki Ertiga itu sudah ditangkap oleh Polisi Karnataka. Pengemudi bernama Charan (31) diketahui merupakan karyawan di sebuah industri animasi.

1 dari 2 Halaman

Menurut seorang perwira polisi senior, insiden itu terjadi ketika pada pukul 17.30 waktu setempat, ambulans mengangkut seorang pasien adri RUmah Sakit Kanachur menuju Mangaluru. Lalu sebuah mobil menghalanigi jalan ambulans. Penumpang yang ada di dalam ambulans pun merekam aksi pengemudi mobil.

Setelah video tersebut viral, polisi melacak pengemudi mobil dan menangkapnya. Pengemudi bernama Charan itu mengakui dia yang berkendara, namun dia tidak bisa memberikan alasan yang masuk akal atas tindakannya itu.

 

2 dari 2 Halaman

"Setelah kami menerma klip video, kami menemukan pengemudi menghalangi kelancaran kendaraan darurat. Dia juga mengemudi membahayakan. Berdasarkan nomor registrasi, kami menangkap Charan dan dia mengakuinya. Kami sekarang sedang menyelidiki apakah pengemudi berkendara di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan lain," kata Komsaris Polisi Kota Mangaluru, N Shashi Kumar.

Di India, pengemudi yang sengaja menghalangi kendaraan darurat akan dikenai denda. BEsaran denda mencapai INR 10.000 atau setara dengan Rp 1,9 juta (Kurs INR 1 = Rp 194).

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami