Polisi Ringkus Komplotan Curanmor yang Sekap dan Buang Korban di Tol Koja

Komplotan curanmor dengan modus operandi COD pembelian motor secara online akhirnya dibekuk polisi. Salah satu pelaku mengaku sebgai polisi untuk mengelabuhi korban.

Kamis, 10 Oktober 2019 22:15
Polisi Ringkus Komplotan Curanmor yang Sekap dan Buang Korban di Tol Koja Pelaku curanmor (Istimewa)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Tim Opsnal Unit II Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan curanmor, Senin (6/10/2019). Komplotan curanmor itu terdiri dari empat orang yang memiliki peran masing-masing.

Keempat pelaku berinisial AD, EK, DN, dan RY. Mereka melancarkan aksinya dengan berpura-pura membeli motor secara online dengan cara transaksi tunai atau Cash on Delivery (COD).

"Tersangka AD mencari korban dengan cara berpura–pura akan membeli sepeda motor melalui Facebook setelah adanya orang yang mau menjual sepeda motor tersebut tersangka langsung menghubungi korban untuk diajak COD," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto, Kamis (10/10/2019), disitat dari Merdeka.com.

 

1 dari 2 Halaman

Ngaku sebagai Anggota Polisi

Suyudi melanjutkan, pelaku kemudian mengajak rekannya berinisial EK bertransaksi dengan korban di Jalan Raya Rawa Bugel Masjid Al-Azhar Kampung Rawa Bugel RT 006/RW 003, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Bekasi, Kamis (26/9/2019) lalu.

"Kemudian tersangka AD bersama tersangka DN (DPO) menjemput tersangka EK dengan menggunakan mobil kijang warna merah untuk diajak COD," ujar dia.

Pelaku dan korban kemudian bertemu di lokasi telah dijanjikan. Pelaku EK yang mengaku sebagai anggota polisi dan menanyakan surat-surat motor hendak dijualnya.

"Tersangka EK dan tersangka AD langsung memborgol korban bersama temannya dan langsung dibawa ke dalam mobil," tukasnya.

2 dari 2 Halaman

Korban Ditinggal di Tol Koja

Di dalam mobil mata kedua korban ditutup pakai lakban dan barang dimiliki dipreteli pelaku. Sementara motor hendak dijual korban dibawa pelaku DN.

"Kemudian para tersangka meninggalkan lokasi dan korban dibawa," ujar Suyudi.

Dia menambahkan, di tengah perjalanan tersangka AD menelepon tersangka RY menawarkan sepeda motor Yamaha Lexi yang dibawa tersangka DN. RY yang berminat kemudian membayar motor itu seharga Rp 4,2 juta.

"Kemudian para tersangka membawa korban masuk jalan tol ke arah Tanjung Priok selanjutnya dalam perjalanan para tersangka membuka borgol dan lakban, setelah itu sebelum keluar pintu Tol Koja tersangka menurunkan korban bersama temenya di jalan dan langsung meninggalkan korban di jalan tol," ujar dia.

Polisi yang mendapat laporan korban langsung bergerak menyelidikinya. Dari hasil penyelidikan para pelaku ditangkap di tempat terpisah di Bekasi.

"DN bertugas sebagai joki DPO," kata dia. Polisi juga mengamankan dua handphone dan borgol, serta mobil Kijang sebagai barang bukti.

Sumber: Merdeka.com

 

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami