PLN Pastikan Biaya Mobil Listrik Lebih Murah dari Mesin Konvensional

PLN menyebut bahwa biaya mobil listrik hanya Rp3.000 per 10 km.

Sabtu, 18 Januari 2020 08:15
PLN Pastikan Biaya Mobil Listrik Lebih Murah dari Mesin Konvensional Mobil listrik BMW i3S (Otosia.com/ Cornelius Candra)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Biaya mobil listrik telah dipastikan akan lebih murah dibanding mesin konvensional. Hal itu disampaikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) lantaran adanya efisiensi energi yang lebih maksimal.

Wakil Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo merincikan, untuk rata-rata mobil saat ini membutuhkan 1 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk jarak tempuh 10 kilometer (km). Di mana harga bensin dan solar non subsidi sebesar Rp9.500 per liter. Dengan demikian, untuk jarak tempuh 10 km, mobil menggunakan bensin membutuhkan biaya sebesar Rp9.500.

Mengutip dari Merdeka.com, untuk jarak tempuh yang sama, mobil listrik hanya memperlakukan daya listrik sebesar 2 kilo watt hour (kWh). Di mana tarif PLN sebesar Rp1.467 per kWh, maka mobil listrik hanya membutuhkan biaya listrik sebesar Rp2.934 per 10 km atau hanya sekitar Rp3.000 per 10 km.

1 dari 1 Halaman

"Satu kWh listrik, kalau rumah tangga Rp1.467. Kali dua kurang lebih Rp3.000. Jadi kalau pakai mobil bensin 10 km biayanya Rp9.500, kalau pakai listrik Rp3.000," ujar Darmawan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1).

Dia menjelaskan, hasil pembakaran BBM untuk menggerakkan mesin mobil cenderung tidak maksimal. Mengingat, dari 1 liter BBM hanya 80 persen di antaranya yang dapat diubah menjadi bahan bakar penggerak mobil.

Kondisi ini berbeda dengan mobil listrik, yang menggerakkan mesin dengan jumlah pasokan sumber tenaga yang lebih rendah. "Efisiensi lebih dari 60 persen," ucapnya.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/crn)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami