Pesan Builder Jepang Buat Penggiat Kustom Indonesia

Hajatan custom terbesar di Tanah Air Kustomfest 2018 di Jogja Expo Center (JEC) berakhir sukses minggu kemarin (9/10). Selain menyedot ribuan penonton, builder-builder kawakan dunia turut hadir dalam festival tahunan ini. Bahkan boleh dibilang jumlah builder dunia yang datang lebih banyak dari tahun lalu.

Rabu, 10 Oktober 2018 08:45
Lucky Draw motor “Belo Negoro” (Otosia.com/Nazarudin Ray)
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Hajatan custom terbesar di Tanah Air Kustomfest 2018 di Jogja Expo Center (JEC) berakhir sukses minggu kemarin (9/10). Selain menyedot ribuan penonton, builder-builder kawakan dunia turut hadir dalam festival tahunan ini. Bahkan boleh dibilang jumlah builder dunia yang datang lebih banyak dari tahun lalu.

Pengunjung bukan cuma datang dari dalam negeri, beberapa negara termasuk blogger asing ikut melihat pameran ini, seperti dari Jepang, Malaysia, Thailand, dan negara-negara lainnya.

Kustomfest terbukti menjadi ruang berekspresi penggiat custom culture di Indonesia baik dari karya kendaraan hingga parade artwork. Sebanyak 148 motor kustom dan 28 mobil yang dipersiapkan khusus para builder dipertontonkan untuk menyedot perhatian pengunjung.

Makin apik penggarapan motor-motor oleh builder Indonesia dalam setiap tahun penyelenggaraan turut mengundang decak kagum builder dunia, terutama yang datang dari Negeri Matahari Terbit.

Builder-builder kawakan Jepang turut menyemangati dan banyak memberi ide pada builder muda Indonesia untuk konsisten berkarya. Kreativitas builder Indonesia ini tidak luput dari pengamatan Hideki Hoshikawa builder top Jepang dari Asterisk Custom Works.

Ia pun memberi pujian sekaligus masukan bagi builder-builder Indonesia dalam menuangkan idenya ke media sepeda motor agar karyanya lebih bernilai.

"Banyak para builder yang bagus-bagus di Indonesia apalagi dengan adanya Kustomfest. Tapi pesan saya untuk para builder muda ini hanya satu, ketika berkarya harus pakai hati," kata Hideki Hoshikawa.

Pada saat Talk Show bersama Hoshikawa, diperkenalkan juga tiga motor modifikasi Honda CRF 150L yang digarap para peserta Honda Dream Ride Project (HDRP) 2018. HDRP 2018 merupakan program lanjutan untuk pemenang Honda Modif Contest 2017. Masing-masing ialah Rully Manarullah dengan Honda CRF150L Neo Scrambler, Ikbal Saputra dengan Scrambler Fighter dan Hasan Law dengan Flat Tracker.

Selama berproses, Rully Manarullah dibimbing oleh Honda Motorcycle Research and Development Center dari Jepang dan tim Product Development AHM. Ikbal Saputra oleh Hideki Hoshikawa, dan Hasan Law oleh Indra Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works.

Hideki pun tak sungkan mengapresiasi karya ketiganya dengan penilaian maksimal. "Jujur ya, melihat karya ketiganya nilai saya paling maksimal, sepuluh," ujarnya.

Sementara itu sebagai bentuk apresiasi builder Jepang terhadap builder Indonesia, Shige Suganuma dari Mooneyes Inc. secara simbolik memberikan tiket Yokohama Hot Road Show ke builder yang berangkat.

Shige sendiri sangat kagum dengan motor garapan builder-builder Indonesia. Menurutnya builder Indonesia sangat jauh berkembang. "Modifikasi mereka sangat berkembang. Inilah menariknya builder Indonesia. Indonesia dan Jepang sama, ada motor cc kecil dan besar, itu tidak masalah, yang penting mereka jangan pernah berhenti mengembangkan ide dan karyanya," imbuh Shige

Sementara itu motor karya Andhika Pratama berbasis frame bermaterial stainless steel dengan bergaya neo-cafe racer yang memiliki detail yang menawan tampil sebagai pemenang dan meraih predikat Best of The Best Kustomfest 2018.

Ini artinya, Kromworks berhasil mempertahankan predikat Best Kustom Bike Show berturut-turut dari tahun lalu di Kustomfest.

Pengunjung yang hadir di hari kedua juga tampak antusias menunggu pengundian Lucky Draw motor "Belo Negoro" yang biasa dilakukan di penghujung gelaran Kustomfest. Nama Imran Muslani akhirnya menjadi orang yang berbahagia pada saat nomor kupon yang dimilikinya keluar saat dilakukan pengundian.

Raut tidak percaya terlihat betul dari wajah Imran Muslani (33) mahasiswa Teknik Mesin semester akhir Akprind asal Meulaboh Aceh Barat, sesaat setelah naik ke panggung Kustomfest Minggu (7/10) malam. Betapa tidak, satu tiket yang dibelinya saat tiba pukul 16.00 WIB menembus keberuntungan untuk membawa pulang Lucky Draw "Belo Negoro".

Dewi Fortuna agaknya benar-benar memayungi Imran di tahun 2018 ini. Mei 2018 lalu, ia juga mendapat hadiah berangkat umroh ke Tanah Suci hasil doorprise sebuah event fun bike di Pakualaman Yogyakarta. Imran begitu bingung saat memenangkan motor karya Retro Classic Cycles ini.

"Tidak berharap banget karena tahu yang ikut beli tiket banyak sekali, niatnya ya cuma lihat-lihat saja karena memang suka otomotif. Ternyata beruntung lagi dapat motor sangat bagus ini," ungkapnya.

Baca Ini Juga Dong Otolovers

(kpl/nzr/ahm)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami