Pertolongan Pertama Usai Mobil Terendam Banjir

Setelah terkena banjir, mobili tak boleh sembarangan dipakai.

Rabu, 08 Januari 2020 21:45
Pertolongan Pertama Usai Mobil Terendam Banjir Ilustrasi mobil banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Awal tahun 2020 beberapa kawasan di Jabodetabek dilanda banjir. Bencana banjir ini menyebabkan banyak mobil yang terendam air hingga terbawa arus deras.

Mobil yang terkena banjir memerlukan penanganan yang serius, bahkan terbilang khusus, sehingga tidak dianjurkan untuk sembarangan melakukan perbaikan sendiri. Setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penanganan mobil usai diterjang banjir.

Jika tidak paham, jangan coba-coba memperbaiki sendiri. Salah-salah malah akan memperparah kerusakan pada mobil yang akan menyebabkan kerugian yang ditanggung akan menjadi semakin besar.

Mobil yang sudah terendam air setinggi ban hingga sampai jok, dianjurkan untuk jangan menghidupkan starter mobil karena kemungkinan ada beberapa komponen elektrikal yang sudah terendam air yang akan berpotensi memperparah kerusakan pada mesin mobil.

"Untuk pemilik mobil hal pertama yang harus dilakukan adalah untuk melepas kabel aki. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya korsleting," ujar SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra, L Iwan Pranoto.

Berikut langkah penanganan pertama yang harus dilakukan mobil telah terendam banjir:

1 dari 4 Halaman

Melepas kabel aki

Pemilik mobil dianjurkan segera melepas kabel aki setelah air yang merendam mobil surut. Langkah pertama ini adalah hal yang paling krusial karena untuk menghindari risiko korsleting yang berpotensi akan merusak komponen-komponen elektronik lainnya di dalam mobil.

2 dari 4 Halaman

Jangan meghidupkan mesin

Menghidupkan mobil usai terendam air diharamkan. Cukup didorong ke tempat yang aman atau kering. Jika ingin lebih aman, juga dapat menggunakan opsi lain seperti jasa towing atau car carrier.

3 dari 4 Halaman

Menuras tangki BBM

Jika tangki BBM tercampur dengan air akan berbahaya, karena di dalam tangki BBM yang tercampur dengan air, dapat menyebabkan korosi dan karat. Air dan bensin tidak dapat larut satu sama lain, dengan karakter masa air yang lebih besar maka akan mengendap di dasar tangki. Lebih baik segera kuras tangki bensin apabila mobil terendam banjir hingga setengah badan mobil.

4 dari 4 Halaman

Bawa ke bengkel

Tidak dianjurkan melakukan perbaikan sendiri jika tidak mengerti penanganan kendaraan pasca banjir. Sebaiknya bawalah ke bengkel yang professional. Mintalah pihak bengkel memeriksa kondisi minyak atau oli pada bagian transmisi mesin dan lainnya.

Selain oli mesin, semua minyak yang dipakai dalam mesin mobil kemungkinan besar sudah tercampur dengan air saat terendam banjir, dan oli yang tercampur dengan air ini dapat merusak mesin serta komponen lainnya.

(kpl/nzr/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami