Pertamina Tegaskan Harga BBM Tak Naik Meski Rupiah Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dipastikan tak akan memengaruhi harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut telah ditegaskan oleh PT Pertamina (Persero).

Kamis, 06 September 2018 16:15
Foto by Liputan6.com
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dipastikan tak akan memengaruhi harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut telah ditegaskan oleh PT Pertamina (Persero).

"Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," tegas Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/9/2018), yang disitat dari Bisnis Liputan6.com.

Sebagai salah satu badan usaha hilir migas, Pertamina akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah ini agar Pertamina tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.

Selaku Badan Usaha, Pertamina akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada pemerintah yaitu Menteri ESDM, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM.

"Pertamina patuh pada aturan pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu," jelas Adiatma.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan sejauh ini pemerintah belum punya rencana untuk menaikkan harga BBM. Oleh sebab itu, isu seperti ini tak perlu dibesar-besarkan.

"Soal harga BBM, menurut saya, pemerintah tidak merencanakan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat. Itu jawabannya," ujar dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Sebagai informasi, harga minyak naik pada penutupan perdagangan hari Senin (Selasa pagi WIB) ditopang kekhawatiran penurunan produksi Iran usai sanksi yang dikenakan Amerika Serikat (AS) mulai November mendatang.

Meski kenaikan harga dibatasi lonjakan pasokan minyak dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) dan AS.

Melansir Reuters, Selasa (4/9/2018), harga minyak Brent naik USD 37 sen menjadi USD 78,01 per barel. Sementara harga minyak mentah West texas Intermediate (WTI) naik USD 30 sen menjadi USD 70,1 per barel.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) berdasarkan kurs transaksi Bank Indonesia, per hari ini Kamis (6/9/2018) mencapai Rp 14.965 (kurs jual) dan Rp 14.817 (kurs beli).

Sumber: Liputan6.com

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami