Persaingan Sehat, Kemenhub Akan Hapus Diskon Ojek Online

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerbitkan kebijakan soal diskon tarif ojek online dalam waktu dekat. Larangan diskon tarif tersebut akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan.

Rabu, 12 Juni 2019 17:45
Persaingan Sehat, Kemenhub Akan Hapus Diskon Ojek Online Ilustrasi ojek online (Liputan6.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerbitkan kebijakan soal diskon tarif ojek online dalam waktu dekat. Meskipun menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, diskon tarif ojek online tak diberikan secara langsung. 

Hanya saja, diskon tersebut masih ada. Diskon tersebut diberikan oleh mitra operator yang menyediakan jasa pembayaran elektronik. 

"Diskon langsung maupun tiak langsung. Diskon langsung relatif tidak ada, diskon yang ada ini relatif tidak langsung, yang diberikan oleh partner-parternya," kata Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, seperti dikutip dari kanal Ekonomi Liputan6.com. 

Larangan pemberian diskon tarif itu akan berlaku untuk transportasi berbasis online, baik ojek maupun taksi online. Hal ini untuk menjaga persaingan usaha yang sehat antara operator. 

1 dari 1 Halaman

Supaya Seimbang

Larangan itu akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan. "Oleh karenanya kita merancang satu Peraturan Menteri atau surat edaran yang melarang diskon," tuturnya.  

Budi menambahkan, tarif transportasi online harus mempertimbangkan kesetaraan dan keseimbangan, sehingga untuk menjalankan prinsip tersebut dia menginginkan tidak ada iskon tarif transportasi online, baik secara langsung atau tidak langsung. 

"Diskon itu saya sampaikan bahwa yang namanya tarif online itu harus equilibrium harus quality, jadi dengan equal ini kita minta tidak ada diskon," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami