Perkara Moge Tabrak Anak Kembar hingga Meninggal, Selesai dengan Jalan Kekeluargaan

Dua anak kembar Hasan dan Husen menjadi korban kecelakaan motor gede (moge). Keduanya ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian.

Minggu, 13 Maret 2022 10:15
Perkara Moge Tabrak Anak Kembar hingga Meninggal, Selesai dengan Jalan Kekeluargaan Moge tabrak bocah kembar di Pangandaran (YouTube/Warganet Pangandaran)

Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Hasan Firdaus dan Husen Firdaus, dua anak kembar berusia 8 tahun di Pangandaraan meninggal dunia usai ditabrak oleh pengendara motor gede (moge) berjenis Harley-Davidson di jalan Palumpung, Desa Tunggulis, Kecamatan Kalipucang, Sabtu (12/3/2022).

Menurut Iptu Iman Sudirman, Kapolsek Kalipucang, kejadiannya berlangsung sekira pukul 13.15 WIB.

"Informasi yang kami terima kedua korban hendak menyeberang lalu tertabrak (moge)," kata Imran, disitat dari Merdeka.com, Minggu (13/4/2022).

 

1 dari 5 Halaman

Pelaku penabrakan kemudian ditangkap warga. Pelaku diketahui menggunakan motor dengan nomor polisi (nopol) B 6227 HOG dan D 1993 NA.

"Hasil pemeriksaan pemotor warga Bandung Barat dan Kota Cimahi. Kasus dilimpahkan ke Polres Ciamis," lanjut Iman.

Kronologi Kejadian

Dihubungi berbeda, Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Zanuar Cahyo Wibowo membeberkan, bahwa kedua korban tidak ditabrak secara bersamaan oleh dua moge itu.

Terdapat selisih waktu, meskipun belum jelas siapa yang sebenarnya ditabrak duluan.

Iptu Iman sendiri menambahkan, yang pasti rombongan moge itu melakukan aksi konvoi dengan kecepatan tinggi.

 

2 dari 5 Halaman

Saat itu, korban diketahui hendak menyeberang sambil bergandengan tangan.

Dari arah Banjar meunju Pangandaran, datang dalam waktu bersamaan rombongan moge yang melintas.

Saking cepatnya moge, tabrakan tidak bisa dielakkan. Kedua korban terpental ke selokan dan meninggal dunia di tempat.

Mereka mengalami luka benturan di kepala dan banyak mengeluarkan darah.

3 dari 5 Halaman

Keluarga Korban

Habibi Safarudin, paman kedua korban mengungkapkan, kedua bocah itu disebutnya dalam perjalanan pulang ke rumah. Hasan dan Husen berencana mengikuti kegiatan mengaji pukul 13.00 WIB.

Habibi mengatakan, yang pertama kali ditabrak adalah Hasan, sang kakak. Kemudian disusul Husen, adiknya.

Menurutnya, warga sempat memperingatkan para pemotor untuk mengurangi laju kendaraannya usai tabrakan pertama.

Peringatan itu rupanya tidak digubris dan pemotor kedua akhirnya turut menabrak Husen.

4 dari 5 Halaman

Berakhir secara Kekeluargaan

Usai kejadian, Polisi menyita kedua motor pelaku. Dari sisi pelaku dan keluarga korban, rupanya tidak berlanjut secara hukum, namun diselesaikan dengan saling memaafkan.

Hal itu seperti disampaikan Pengurus Hukum Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, Boyke Luthfianan Syahir.

"Kita sepakat bermufakat menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah kekeluargaan dan pihak korban pun menerima kejadian ini. Artinya musibah ini tidak disengaja," katanya.

Untuk diketahui, identitas penabrak korban adalah Angga Permana Putra (40) asal Cimahi, pemotor moge Harley nopol D 1993 NA. Kemudian, Agus Wardi (52) asal Bandung yang merupakan pemotor Harley B 6227 HOG.

5 dari 5 Halaman

(kpl/sdi)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami