Perjuangan Mobil Cina di Negaranya Sendiri Tanpa Subsidi Pemerintah

Cina seperti menjadi basis produksi mobil listrik. Tapi penjualan mobil listrik di Cina kini terancam masa krisi.

Kamis, 15 Agustus 2019 17:15
Perjuangan Mobil Cina di Negaranya Sendiri Tanpa Subsidi Pemerintah Penurunan penjualan mobil di Cina (Zing)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Langkah besar Cina berinvestasi dan memroduksi mobil listrik beberapa tahun terakhir dinilai tidak bijak. Hal ini menyusul adanya penurunan besar pada penjualan mobil Cina di negaranya sendiri.

Melansir Zing, Autonews Eropa memublikasikan data yang menunjukkan penurunan penjualan mobil di Cina. Para pabrikan mobil di negeri Tirai Bambu itu harus berjuang memenuhi market share mereka di 'tanah kelahirannya' sendiri.

Analis Autonews Eropa mengatakan, pabrikan otomotif lokal menjual crossover dan sedan kecil untuk kalangan bawah. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di Cina hanya 6,2 persen pada kuartal kedua 2019, turun 0,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Hal ini akan memengaruhi konsumen mobil, apalagi untuk kalangan bawah. Pembelian mobil mungkin sudah tak lagi masuk dalam keinginan berbelanja mereka.

1 dari 2 Halaman

Mobil Baru Geely Tak Menolong

Mobil Baru Geely Tak Menolong

Data Autonews Eropa juga menunjukkan adanya penurunan penjualan dari Geely. Pada Juli 2019, penurunan penjualan Geely lebih dari 20 persen. Penurunan ini terjadi empat bulan berturut-turut.

Padahal, Geely baru saja merilis tiga mobil baru pada tahun ini, yakni MPV, small crossover, dan mobil listrik di bawah brand Geometry. Tapi penjualan turun 24 persen dibanding tahun lalu. Bulan Juli 2019, Geely hanya sanggup menjual 91.375 mobil.

Pabrikan otomotif mayor lainnya, Jianghuai Automobile juga mengalami hal yang sama. Jianghuai Automobile mengalami penurunan penjualan 66 persen untuk mobil listrik.

2 dari 2 Halaman

Penyebab Penurunan Penjualan

Penyebab Penurunan Penjualan

Apa penyebabnya? Rupanya, sejak 25 Juni 2019, Beijing sudah memotong subsidi untuk mobil plug-in electric dan hybrid sebesar lebih dari 50 persen. Hal ini menyusul penjualan dan permintaan mobil ramah lingkungan tersebut yang kuat.

Tapi justru hasilnya berkebalikan. Penjualan menurun drastis. Fenomena ini disebut menunjukkan bahwa konsumen Cina tak terlalu tertarik dengan mobil listrik jika tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Selain itu, pemerintah Cina juga berencana memotong subsidi untuk kendaraan listrik, akhir tahun 2019. Rencana ini akan menjadi mimpi buruk bagi para pabrikan mobil listrik di Cina.

(kpl/tys)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami