Pentingkah Artistik Foto di Dunia Motor Custom? Ini Kata Builder Belanda

Builder Belanda memanfaatkan kekuatan foto unutk mempromosikan bengkel dan karya-karyanya.

Kamis, 6 Desember 2018 20 : 15 WIB
Motor kustom karya Arjan Van den Boom (Istimewa)
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Usai hadir dalam Custombike Show 2018 ini selama 3 hari di Jerman dan menimba ilmu berbisnis di dunia custom rombongan builder Indonesia mampir ke kota kecil Almere, Belanda.

Sekali lagi, di kota kecil yang masuk provinsi Flevoland ini, rombongan kembali belajar dan mendapatkan pengalaman berharga di workshop Ironwood Motorcycle yang sudah dirintis sejak tahun 2012 oleh sang builder, Arjan Van den Boom.

Mereka melihat bagaimana kepiawaian Arjan Van den Boom mengggarap motor aliran cafe racer, brat style atau bobber yang kental dengan sentuhan industrial. Ini menjadi ciri dari motor yang dibuat oleh Arjan Van Den Boom.

Motor-motor Arjan Van Den Boom sebagian besar mengandalkan kuda besi lawas produksi Eropa dan Jepang seperti BMW R80, Honda CX 500, Yamaha YJR dan lainnya.

“Kunjungan kali ini kami agendakan untuk berdiskusi mengenai mengembangkan bisnis bagi seorang builder. Saat ini karya-karya Ironwood Motorcycles ini banyak menjadi acuan bagi mereka yang menggemari aliran cafe racer dari seluruh dunia” ujar Rizky Dwianto, yang memimpin rombongan.

Sebagai builder muda Arjan memiliki prinsip yang bisa dijadikan inspirasi. “Motor yang di custom dapat lebih bernilai, diibaratkan mengubah besi tua menjadi emas! Setiap motor yang dibuat harus memiliki desain dan karakter yang unik. Dan tentunya menyesuaikan dengan bujet yang dimiliki oleh pemilik motor,” ujar Arjan.

Kepada builder Indonesia, Arjan mengatakan bahwa ia selalu memasang target setiap motor yang dikerjakannya. Untuk setiap motor yang dikerjakan, ia menargetkan untuk bisa menyelesaikan dalam waktu 2 bulan.

Bahkan dalam proses pengerjaannya, lebih banyak ia lakukan sendiri karena Arjan memiliki spesialiasi welding dan melakukan perubahan pada rangka, sedangkan untuk pengerjaan metal shapping body serta pengecatan dikerjakan oleh mitra bisnisnya.

Secara rutin dan terjadwal ia akan memposting foto-foto motor garapannya yang sudah selesai dibuat lalu diunggahkan ke sodial media sebagai jembatan promosi. Ilmu iniolah yang kemudian dibagi kepada pegiat motor custom Indonesia yang bertandang.

Arjan menjelaskan bagaimana memanfaatkan kekuatan foto di sosial media dalam rangka mempromosikan bengkel dan karya-karyanya agar mampu menancing minat calon konsumen.

“Untuk materi foto yang akan diposting harus terlihat menarik dan artistik sehingga membuat orang-orang tertarik dan penasaran untuk melihat detail dari motornya.” lanjut pria yang hobby tatto ini.

Kemudian foto-foto motor yang sudah dibuatnya akan dikirimkan ke berbagai media online dari beberapa negara yang fokus mengulas modifikasi motor.

Dengan cara ini ia mengatakan sukses untuk mempromosikan nama Ironwood Motorcycles pada para pecinta motor custom di seluruh dunia.

“Inilah yang membuat customer saya tidak hanya datang dari Belanda. Beberapa negara di seputar Eropa banyak yang order custom ke Ironwood,” terangnya.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

 (kpl/nzr/crn)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami